Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Matius Pilamo Siep
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebanyak 29 mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari diwisuda dalam Wisuda Periode III Universitas Papua (UNIPA) Tahun Akademik 2025/2026.
Para lulusan tersebut berasal dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan, mulai dari Diploma III (D-III), Sarjana (S1), hingga Magister (S2).
Sebagai ungkapan syukur, IMPT Manokwari menggelar ibadah syukuran wisudawan dan wisudawati di Sekretariat IMPT Manokwari.
Baca juga: 3 Mahasiswa Keerom Jadi Sarjana Perdana Lewat Program Afirmasi Pemda
Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Penasihat Organisasi (DPO), pengurus IMPT, 16 Koordinator Wilayah (Korwil), para wisudawan, serta orang tua.
Ketua Panitia, Maris Kenangalem, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UNIPA.
Ia berharap gelar akademik yang diperoleh tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat.
"Saya sangat bangga kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan. Semoga gelar yang diperoleh menjadi tongkat untuk mengabdi kepada masyarakat," ujar Maris.
Sementara itu, perwakilan pengurus IMPT, Hiskia Yalinoe, meminta para lulusan tetap menjaga hubungan dengan organisasi setelah menyelesaikan pendidikan.
"Setelah pulang, jangan lupakan IMPT. Organisasi ini adalah wadah yang mempersatukan kita dalam satu tungku dan satu honai," katanya.
Dewan Penasihat Organisasi IMPT, Olince Dimi, mengucapkan selamat kepada para wisudawan sekaligus meminta pengurus meningkatkan koordinasi internal.
Menurutnya, IMPT harus terus menjadi wadah pembinaan mahasiswa dan pengembangan kapasitas generasi muda Pegunungan Tengah.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga perilaku serta menjadikan asrama dan sekretariat sebagai ruang belajar dan pembinaan.
"Koordinasi harus menjadi perhatian serius agar IMPT menjadi organisasi yang berteladan," tegasnya.
Baca juga: PMKRI Manokwari Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybrat, Desak Investigasi Terbuka
Perwakilan wisudawan, Teofilus Ricard Yogi, S.Pt., menyampaikan terima kasih kepada orang tua, pengurus dan seluruh Korwil IMPT yang telah mendukung proses pendidikan hingga selesai.
Ia mengajak para alumni untuk terus membangun ruang diskusi di masing-masing Korwil guna memperkuat kaderisasi dan organisasi.
Teofilus juga menyerahkan skripsi atas nama Bento Sidi kepada IMPT untuk dijadikan arsip dan aset pengetahuan organisasi.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan IMPT di tengah dinamika pemekaran wilayah di Tanah Papua.
"Provinsi boleh terbagi-bagi menjadi banyak, tetapi saya berpesan, IMPT jangan sampai terpecah-belah!" tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama para wisudawan, pengurus IMPT, DPO, Korwil dan orang tua.
Syukuran tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk memulai babak baru setelah menyelesaikan pendidikan sekaligus mengabdikan diri bagi keluarga, masyarakat, dan Tanah Papua. (*)