Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, KUPANG -- Sedikitnya lima orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Dalam Konfrensi pers yang digelar di Mapolda NTT.
Ia mengatakan, lima korban meninggal tersebut masing-masing berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak dua orang dan Kabupaten Manggarai tiga orang.
“Korban jiwa, saat ini informasi yang saya terima sudah ada lima orang: dua di Sikka, tiga di Manggarai,” kata Melki dalam konferensi pers tersebut.
Namun, angka tersebut masih bersifat sementara. Pemerintah masih melakukan pendataan dan verifikasi di sejumlah wilayah terdampak.
Melki mengatakan, data korban terus bergerak seiring proses pencarian dan pengecekan di lapangan.
Ia mencontohkan, laporan awal yang diterima pemerintah bisa berubah setelah dilakukan pengecekan langsung.
Baca juga: Lahir di Tengah Guncangan Gempa Flores, Bayi Perempuan di Paga Diberi Nama Gempita
“Korban jiwa tadi kami dapat laporan ada tiga orang misalnya, ternyata korban sudah jadi empat, dan seterusnya. Ini kita pastikan dulu,” ujarnya.
Sebagian korban dilaporkan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 Wita ketika sebagian warga masih berada di dalam rumah.
“Di Manggarai karena memang ini terkait reruntuhan karena kejadiannya di pagi hari pukul 05.58 WITA. Dan itu mungkin banyak dari masyarakat yang masih tertidur belum sempat bergerak,” kata Melki.
Pemerintah saat ini memprioritaskan pencarian, evakuasi dan penanganan korban sebelum masuk pada tahapan rehabilitasi serta rekonstruksi. (nov)