Meski mobil-mobil mereka mungkin tampak sangat mirip, Porsche dan Ruf Automobile selama ini selalu menjadi entitas yang berdiri sendiri, masing-masing dengan klasifikasi pabrikan yang berbeda. Namun, menurut laporan terbaru dari WirtschaftsWoche asal Jerman, situasi itu disebut-sebut bisa berubah dalam waktu dekat.
Pembaruan, 14 Agustus 2026, 9:30 malam EST: Ruf menyampaikan pernyataan berikut kepada Road & Track yang membantah laporan dari WiWo. Sisa artikel ini tidak diubah dari publikasi awal.
"Kami ingin menanggapi rumor terbaru mengenai potensi penjualan RUF Automobile. Kami ingin menegaskan dengan sangat jelas: RUF tidak dijual, dan laporan yang menyatakan sebaliknya adalah tidak benar. RUF Automobile tetap dengan bangga dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga, sebagaimana sepanjang sejarah kami. Independensi kami adalah bagian mendasar dari jati diri kami sebagai perusahaan dan telah memungkinkan kami mengejar visi kami sendiri dalam hal rekayasa, performa, dan craftsmanship selama beberapa generasi. Kami sangat menghormati Porsche dan memiliki sejarah panjang bersama di dunia otomotif, tetapi tidak ada rencana bagi Porsche untuk mengakuisisi RUF. Fokus kami tetap persis seperti sebelumnya: secara independen mengembangkan dan membangun mobil-mobil RUF yang luar biasa bagi pelanggan dan para penggemar kami di seluruh dunia. Kami menghargai besarnya minat terhadap RUF dan menantikan untuk melanjutkan perjalanan kami sebagai produsen mobil independen."
Menurut informasi terbaru dari WiWo, para eksekutif Porsche dan pemilik Ruf, Alois Ruf, disebut sudah berada pada tahap negosiasi lanjutan terkait sebuah akuisisi. Sumber internal dikabarkan menyatakan bahwa Porsche ingin memanfaatkan Ruf sebagai sub-merek untuk memperluas jajaran kendaraan performa tinggi bermesin pembakaran internal, dengan menekankan prinsip-prinsip mobil sport yang telah membantu membangun kedua merek tersebut.
Akuisisi itu akan menjadi perubahan strategi yang cukup penting bagi Porsche, yang biasanya cenderung berjalan sendiri—meski peninjauan ulang strategi mungkin memang diperlukan, mengingat situasi keuangan saat ini di Stuttgart setelah masalah terkait investasi kendaraan listrik merek tersebut. Meski begitu, hal itu bukan berarti orang-orang tidak tertarik pada produk-produk Porsche saat ini; cukup lihat daftar penjualan 911 GT3 di situs jual beli mobil pilihan Anda, dan hal itu akan terlihat sangat jelas.
Laporan yang sama juga menyebut bahwa Ruf bukan target pertama Porsche. Sebaliknya, para eksekutif disebut lebih dulu tertarik mencoba mengakuisisi Singer Vehicle Design, sebelum minat tersebut kabarnya ditolak dengan cukup tegas oleh para pemilik spesialis reimagineering yang berbasis di California itu. Walaupun klaim tersebut tidak bisa kami pastikan, pola pikir di baliknya memang cukup masuk akal: kreasi Singer berbasis 964 telah memberikan dampak besar bagi citra merek Porsche, terlepas dari apakah mobil-mobil itu benar-benar memiliki kaitan langsung dengan pabrikan tersebut.
Sementara itu, lini produk Ruf yang terinspirasi gaya retro seperti CTR dan SCR justru tidak memakai mobil donor. Sebagai gantinya, model-model itu menggunakan struktur tub khusus berbahan karbon—sesuatu yang terdengar seperti titik awal yang sangat menarik bila Porsche ingin memulai proyek "restomod" versinya sendiri.
Sampai ada pernyataan resmi dari salah satu pabrikan, laporan ini masih harus disikapi dengan lebih dari sekadar sedikit kehati-hatian. Meski demikian, kami tetap ingin melihat seperti apa bentuk kolaborasi semacam ini jika benar-benar terwujud.