Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahsan Faradisi
TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Niat menolong orang yang mengaku menjadi korban penipuan justru membuat seorang penjual roti bakar di Kabupaten Probolinggo menjadi korban perampasan sepeda motor.
Korban, Ahmad Baidowi (21), warga Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, awalnya tidak menaruh curiga ketika bertemu seorang remaja yang mengaku menjadi korban penipuan oleh temannya.
Karena merasa iba, Ahmad bersedia mengantarkan remaja tersebut. Namun, situasi berubah ketika keduanya tiba di jalan yang sepi.
Remaja berinisial R (16), warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kemudian mengancam Ahmad menggunakan senjata jenis karambit dan memaksanya menyerahkan sepeda motor Honda PCX warna hitam miliknya.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, aksi tersebut dilakukan setelah pelaku lebih dulu membangun kepercayaan korban dengan berpura-pura membutuhkan pertolongan.
"Saat berada di jalan sepi, pelaku lalu mengancam korban menggunakan senjata jenis karambit. Korban dipaksa menyerahkan sepeda motor Honda PCX warna hitam," kata AKBP Rizki, Sabtu (15/8/2026).
"Tersangka berpura-pura menjadi korban penipuan oleh temannya sehingga mendapatkan simpati dari korban yang iba atau kasihan kepada pelaku. Dalam kejadian ini lengan korban sempat terkena kerambit milik tersangka," imbuhnya.
Baca juga: Puluhan Personel Polda Jatim dan Polres Probolinggo Dikerahkan Tangani Karhutla Bromo
Modus yang digunakan pelaku bermula ketika R mengaku kepada Ahmad bahwa dirinya menjadi korban penipuan oleh seorang temannya.
Pengakuan tersebut membuat Ahmad bersimpati dan bersedia membantu mengantarkan pelaku. Namun, ketika berada di lokasi yang sepi, pelaku justru mengancam korban menggunakan karambit.
Dalam kejadian tersebut, lengan Ahmad sempat terkena senjata yang dibawa pelaku.
Setelah menerima laporan dan melakukan pengembangan, polisi akhirnya berhasil mengamankan R. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut turut disita.
AKBP Rizki mengatakan, barang bukti yang diamankan antara lain satu unit Honda PCX beserta kunci kontak dan BPKB, kaos milik korban, pakaian milik pelaku, serta satu buah alat penusuk jenis karambit.
Polisi kemudian mengembalikan sepeda motor Honda PCX tersebut kepada pemiliknya.
Kondisi Ahmad yang sempat mengalami luka akibat terkena karambit juga telah pulih.
"Sepeda motor korban juga sudah kami kembalikan dan alhamdulillah kondisinya luka akibat kerambit milik tersangka juga sudah pulih. Kami akan terus berupaya untuk menekan tindak kejahatan seperti ini, terutama pembegalan," pungkasnya.
Ahmad Baidowi menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Probolinggo yang telah mengungkap kasus perampasan yang menimpanya.
Ia berharap pengungkapan kasus tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan di Kabupaten Probolinggo agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Terimakasih Ibu Kapolres dan jajaran semoga kedepannya Kabupaten Probolinggo lebih aman dan damai lagi. Alhamdulillah sepeda motor saya sudah kembali dan semoga tidak ada kejadian seperti apa yang saya alami kedepannya," tutur Baidowi.