Tribunlampung.co.id, NTT - Nasib malang guru SMK di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami luka sedikitnya 24 jahitan akibat dibacok siswa.
Baca juga: Nasib Nasabah Bank di Bekasi, Dibacok Perampok hingga Kehilangan Uang Rp30 Juta
Luka tersebut di antaranya luka robek pada bagian atas kepala yang mendapat 11 jahitan, dan luka pada kepala sebelah kiri sebanyak 13 jahitan.
Guru malang tersebut berinisial SM (27) asal Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan guru SMK Pelayaran Lasiana. Pelaku diketahui berinisial ABG (16) siswa kelas II jurusan Nautika Kapal Niaga.
Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman, mengatakan bahwa polisi menerima laporan terkait kejadian tersebut pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/178/VIII/2026/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT.
Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, tengah malam, di salah satu kamar asrama SMK Pelayaran Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Nelson Filipe Dias Quintas, mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan terjadinya kekerasan di lingkungan pendidikan.
"Kami bergerak cepat begitu menerima laporan guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan mencegah potensi konflik susulan," ujar Nelson, kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2026).
ABG ditangkap kurang dari 12 jam setelah kejadian. Saat ini penyidik masih mendalami motif di balik aksi tersebut, melakukan interogasi intensif, menyisir keberadaan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku, serta memeriksa saksi-saksi dari pihak sekolah dan rekan pelaku.(*)
Baca Selengkapnya Bacok Gurunya, Siswa SMK Sengaja Datangi Kamar Korban Malam-malam, Motif Jadi Sorotan Polisi