TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Command Center CCTV "Mata Digital" Soljer Cekas (Cepat, Akurat, dan Siap) diresmikan di Mapolsek Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026).
Pengoperasian sarana terpadu ini menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan kondusivitas wilayah.
Sebanyak 17 titik CCTV yang terpasang di tujuh desa di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk kini telah terkoneksi untuk mempercepat serta mengakurasi pemantauan situasi di lapangan.
Fasilitas pemantauan keamanan tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor.
Agenda ini turut dihadiri Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, jajaran Polresta Bandung, unsur Forkopimcam Solokanjeruk, serta jajaran tokoh masyarakat.
Humaira menyampaikan apresiasi tinggi atas peluncuran inovasi berbasis digital tersebut. Bagi Humaira, integrasi teknologi dalam sistem pengamanan lingkungan merupakan wujud sinergi riil antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan warga setempat.
“Saya mengapresiasi hadirnya Soljer Cekas sebagai sebuah inovasi untuk memperkuat keamanan masyarakat. Teknologi seperti CCTV ini bukan hanya menjadi alat pemantauan, tetapi juga bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Humaira.
Humaira menekankan bahwa jaringan pemantauan yang terhubung bakal mempermudah petugas merespons setiap potensi gangguan keamanan secara presisi, sekaligus menjadi instrumen pencegahan kejahatan.
Ia mengingatkan agar keberadaan perangkat tidak sebatas seremonial pemasangan, melainkan wajib dibarengi dengan pola pengelolaan berkala serta penyediaan sarana pendukung yang mumpuni.
“Yang paling penting adalah bagaimana teknologi ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal. Ketika masyarakat merasa aman, aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial juga akan berjalan dengan lebih baik,” terangnya.
Humaira menegaskan kembali bahwa kondusivitas wilayah hanya bisa terwujud lewat keterlibatan aktif semua pihak.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, aparat, pelaku usaha, tokoh masyarakat dan warga harus terus bersinergi. Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan teknologi, kita berharap Solokanjeruk semakin aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Cucun Ahmad Syamsurijal berharap konsep "Mata Digital" ini dapat direplikasi ke seluruh wilayah hukum Polresta Bandung demi mengejar target bebas kriminalitas (zero crime).
Cucun menilai adopsi CCTV merupakan bagian dari modernisasi penegakan hukum guna menjamin kepastian bagi publik dan dunia usaha. Ia pun berkomitmen mengawal dukungan legislasi maupun pengalokasian anggaran agar fasilitas operasional kepolisian makin terandalkan.