Nasib Lansia di Wonosobo, Rumahnya Hangus Terbakar, Bermula dari Dugaan Api Tungku
rival al manaf August 16, 2026 12:56 AM

TRIBUNJATENG.COM - Warga Dusun Lamuk RT 12 RW 05, Desa Kalidesel, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, dikejutkan dengan kebakaran yang menghanguskan rumah pasangan lansia pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Rumah kayu milik Mursono (77) dan istrinya, Suwarti (76), ludes dilalap si jago merah. Kebakaran diduga bermula dari tungku api yang berada di dalam rumah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Saat kejadian, Suwarti sedang menikmati sarapan di dalam rumah.

Namun, ia mendadak melihat kobaran api sudah membakar bagian atap rumahnya.

Menyadari rumahnya terbakar, Suwarti langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Teriakan tersebut membuat warga berdatangan dan berupaya memadamkan api secara gotong royong sembari melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, mengatakan api berhasil dipadamkan warga sebelum petugas Damkar tiba di lokasi.

"Sesampainya di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan di area yang terbakar," ujarnya.

Informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.43 WIB. Tim Damkar kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 10.14 WIB dan tiba sekitar pukul 11.04 WIB.

Setelah memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa, proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 11.54 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Rumah kayu milik Mursono hangus terbakar dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Tidak hanya itu, tiga rumah warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak akibat kobaran api.

Rumah milik Kusnanto (34) mengalami kerusakan pada kaca, atap, serta sejumlah onderdil bengkel dengan kerugian sekitar Rp25 juta.

Sementara rumah milik Suryono (55) mengalami kerusakan pada dapur permanen, bagian atap, dan sejumlah perabot rumah tangga dengan estimasi kerugian mencapai Rp150 juta.

Adapun rumah milik Sutiyono (52) mengalami kerusakan pada bagian atap seng dengan nilai kerugian sekitar Rp7 juta.

Secara keseluruhan, total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp282 juta.

Berdasarkan hasil pendataan awal, api diduga berasal dari tungku yang berada di rumah korban. Namun, penyebab pasti kebakaran masih terus didalami oleh pihak terkait.

Penanganan kejadian melibatkan Damkar Wonosobo, TRC BPBD Wonosobo, RPB Watumalang, Redkar Wonosobo, TNI, Polri, Pemerintah Desa Kalidesel, serta warga setempat.

Petugas juga mengerahkan Unit Thanos, unit tangki, dan unit siaga untuk memastikan api benar-benar padam.

BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun sumber api lainnya di dalam rumah, terutama saat musim kemarau, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (Imah Masitoh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.