TRIBUNMANADO.CO.ID, Kotamobagu - Nama Fabio Milanazzuri Balamba, peserta Parlemen Remaja (Parja) asal Kotamobagu, Sulawesi Utara, kembali mendapat ruang di tengah agenda kenegaraan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Fabio menjadi satu-satunya peserta dari Sulawesi Utara yang masuk dalam jajaran teladan Parlemen Remaja 2024–2025 yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan di parlemen.
Fabio merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia yang sebelumnya mewakili daerah pemilihan Sulawesi Utara dalam program Parlemen Remaja 2024.
Ia tercatat sebagai Parja Terbaik 2024, sebuah capaian yang menempatkan peserta asal Kotamobagu itu dalam jajaran generasi muda yang dinilai menonjol selama mengikuti program edukasi parlemen tersebut.
Kehadiran Fabio bersama peserta teladan lainnya bukan sekadar kesempatan menyaksikan aktivitas di gedung parlemen.
Mereka mendapat kesempatan melihat dari dekat proses politik dan ketatanegaraan yang selama ini dipelajari melalui program Parlemen Remaja.
Sehari sebelum mengikuti agenda persidangan, para teladan Parlemen Remaja tersebut menghadiri audiensi bersama Ketua DPR RI Puan Maharani.
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi sekaligus mendapatkan gambaran lebih dekat mengenai kerja politik dan fungsi kelembagaan DPR RI.
Bagi Fabio, pengalaman tersebut membawa dimensi tersendiri karena ia sebelumnya menjalani simulasi sebagai anggota parlemen melalui Parlemen Remaja.
Dari pengalaman itu, keterlibatannya dalam agenda kenegaraan di Kompleks Parlemen menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana lembaga legislatif menjalankan perannya dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, ketika Fabio bersama 11 teladan Parlemen Remaja lainnya hadir dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan.
Posisi Fabio menjadi menarik karena prestasinya tidak hanya membawa nama program Parlemen Remaja, tetapi juga daerah asalnya, Kotamobagu.
Dari Sulawesi Utara, ia menjadi bagian dari kelompok anak muda yang memperoleh pengalaman langsung menyaksikan salah satu agenda penting dalam kalender ketatanegaraan Indonesia.
Pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam politik tidak selalu dimulai dari jabatan formal.
Parlemen Remaja memberi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk memahami proses legislasi, menyampaikan gagasan, berdebat mengenai persoalan publik, serta mengenal lebih dekat mekanisme kerja lembaga perwakilan.
Disisi lain atas prestasi Fabio tersebut, sang ayah Koni Balamba merasa bangga dan tak pernah menyangka anaknya bisa mendapat kesempatan terbaik itu.
"Saya sebagai orang tua tentu sangat bangga, bagaimanapun juga prestasi yang sudah jalani anak saya sebelumnya tak pernah terlintas di kepala saya," ucap sang Ayah Koni Balamba Sabtu (15/08/2026).
Koni Balamba selaku orang tua selalu berdoa agar cita-cita anaknya kedepan akan selalu baik.
"Semoga apa harapan Fabio bisa tercapai dan tentu kami sebagai orang tua akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anak kami," tandasnya.
Kehadiran 12 teladan Parlemen Remaja tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman politik dapat diperkenalkan kepada generasi muda melalui proses belajar dan keterlibatan langsung.
Bagi Fabio Balamba, pengalaman itu sekaligus menjadi catatan penting dari perjalanan seorang anak muda Kotamobagu yang mendapat kesempatan membawa nama Sulawesi Utara ke ruang demokrasi nasional.
(TribunManado.co.id/Pin)