TRIBUNWOW.COM - Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, memuji ketahanan pasukan Iran selama sekitar enam bulan konflik dengan Amerika Serikat.
Dalam pesan resminya, Vahidi mengklaim kemampuan tempur pasukan Iran mampu menghadapi militer Amerika Serikat yang disebutnya memiliki persenjataan paling kuat di dunia.
Mengutip Tasnim, Minggu (16/8/2026), Vahidi memberikan apresiasi kepada seluruh unsur pertahanan Iran. Mereka mencakup angkatan bersenjata, kepolisian, Basij, pasukan suku, dan personel intelijen.
Menurut Vahidi, kinerja pasukan Iran menunjukkan kemampuan negara tersebut dalam menghadapi lawan dengan kekuatan militer yang jauh lebih besar.
Ia menyebut pasukan Iran menjalankan berbagai operasi ofensif dan defensif di tengah konflik yang berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Vahidi juga menyoroti kemampuan pasukan Iran beroperasi di berbagai kondisi geografis. Pasukan disebut mampu bertahan di wilayah pantai selatan yang panas dan lembap hingga kawasan perbatasan utara yang bergunung-gunung dan bersuhu dingin.
"Andalah yang membuat militer dengan persenjataan terberat dalam sejarah dunia bertekuk lutut," kata Vahidi dalam pesannya.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan strategi tempur yang inovatif dan adaptif. Menurutnya, taktik yang diterapkan pasukan Iran mampu menghadapi tekanan militer lawan.
Vahidi juga memuji dukungan masyarakat Iran selama konflik. Ia menyebut soliditas antara pasukan dan rakyat menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kemampuan Iran menghadapi perang.
Lebih lanjut, Vahidi mengaitkan ketahanan Iran dengan harapan bagi masyarakat yang tertindas di kawasan Timur Tengah, termasuk Palestina dan Lebanon.
Pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak Iran dan tidak serta-merta menunjukkan bahwa militer Amerika Serikat benar-benar mengalami kekalahan atau "bertekuk lutut" secara faktual.
Ahmad Vahidi menjabat sebagai komandan IRGC sejak Maret 2026 setelah menggantikan Mohammad Pakpour. Sejumlah sumber internasional mencatat Vahidi berpangkat Brigadir Jenderal. (*)