Proposal HUT ke-81 RI di Talang Kelapa Banyuasin Viral, Anggaran Capai Rp107,9 Juta, ini Rinciannya
Shinta Dwi Anggraini August 16, 2026 02:46 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Proposal kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah beredar di media sosial.
 
Dokumen tersebut diunggah oleh akun Instagram @banyuasininformasi pada Minggu (16/8/2026). 

Dalam proposal yang ditujukan kepada sejumlah pihak untuk mendapatkan dukungan dana atau partisipasi tersebut, tercantum rencana anggaran kegiatan mencapai Rp107.970.000.

Proposal itu dibuat oleh Panitia Pelaksana Peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI Tahun 2026 Kecamatan Talang Kelapa. 

Surat permohonan bantuan tercatat dibuat di Sukajadi pada 9 Juli 2026.

Dalam surat tersebut, panitia menyampaikan permohonan dukungan dana atau partisipasi untuk menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI. 

Proposal juga mencantumkan sejumlah agenda yang akan digelar sejak akhir Juli hingga 18 Agustus 2026.

Baca juga: Viral Kecamatan IT 1 Palembang Sebar Proposal HUT RI, Anggaran Rp76,2 Juta, Ratu Dewa Turun Tangan

Rangkaian kegiatan HUT RI di Talang Kelapa

Berdasarkan proposal, kegiatan diawali dengan seleksi calon peserta Paskibraka Kecamatan Talang Kelapa pada 27-28 Juli 2026 di SMAN 1 Talang Kelapa.

Selanjutnya, pada 3-16 Agustus 2026 dijadwalkan pembukaan, pelatihan dan pengukuhan Paskibraka yang berlangsung di halaman Kantor Camat Talang Kelapa, Lapangan Bola Kaki Sukamoro dan SMAN 1 Talang Kelapa.

Panitia juga merencanakan lomba jalan santai untuk tingkat SD, SLTP, dan SLTA se-Kecamatan Talang Kelapa. 

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026 dengan rute dari Pinewoods Citra Grand City dan finis di lokasi yang sama.

Sehari setelahnya, 10 Agustus 2026, terdapat lomba gerak jalan santai tingkat SD, SLTP dan SLTA. Kemudian pada 9-10 Agustus juga tercantum agenda UMKM dan bazar.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan perlombaan dan permainan tradisional pada 10-11 Agustus, pentas seni dan budaya tingkat SD dan SMP pada 12-13 Agustus.

Puncak peringatan dijadwalkan pada 17 Agustus 

2026. Panitia mencantumkan upacara peringatan detik-detik Proklamasi sekaligus pengibaran bendera pada pukul 08.00 WIB di Lapangan Bola Kaki Sukamoro.

Pada sore hari yang sama, dijadwalkan upacara penurunan bendera mulai pukul 15.30 WIB. Sementara pada 18 Agustus 2026, terdapat agenda hiburan rakyat serta pembubaran kepanitiaan dan Paskibraka di Gedung Pemuda Kantor Camat Talang Kelapa.

Rincian anggaran mencapai Rp107,97 juta

Berdasarkan dokumen proposal perincian kebutuhan biaya yang diajukan, panitia pelaksana telah memetakan alokasi dana ke dalam sejumlah pos kegiatan strategis. 

Penganggaran ini disusun untuk menunjang seluruh rangkaian acara dari tahap persiapan, pelaksanaan perlombaan, upacara bendera, hingga administrasi dan pembubaran panitia. 

Berikut adalah rincian lengkap alokasi anggaran kegiatan tersebut.

1. Rapat Persiapan dan Pembentukan Panitia: Rp2.800.000

Kebutuhan: Konsumsi, air mineral, buah-buahan, alat tulis kantor (ATK), dan kebutuhan kebersihan.

2. Rapat Pemantapan Lomba Gerak Jalan: Rp2.350.000

3. Pelaksanaan Lomba Jalan Santai: Rp19.300.000

Kebutuhan: Konsumsi peserta, tanda peserta, kupon jalan sehat, bendera, snack, air mineral, sound system, bantuan kebersihan, hadiah, trofi, serta bingkisan pemenang.

4. Kebutuhan Tempat Finis Lomba Gerak Jalan: Rp1.700.000

5. Kegiatan Paskibraka:

Pembukaan Paskibraka: Rp2.680.000

Pengukuhan Paskibraka: Rp2.700.000

6. Lomba Permainan Tradisional: Rp8.100.000

Kebutuhan: Snack, air mineral, perlengkapan lomba, trofi, dan hadiah.

7. Perlengkapan Upacara & Gladi Resik (Lapangan Bola Kaki Sukamoro): Rp13.950.000

Kebutuhan: Sewa tenda, kursi, sound system, pembuatan anggaran tenda, banner, umbul-umbul, snack, air untuk kebersihan lapangan, serta kebutuhan upacara lainnya.

8. Upacara Detik-Detik Proklamasi & Pengibaran Bendera: Rp12.300.000

Kebutuhan: Konsumsi, bunga meja, air mineral, sound system, air penyiraman lapangan, bantuan protokol komunikasi, bantuan keamanan, dan kebutuhan listrik.

9. Upacara Penurunan Bendera: Rp2.800.000

Kebutuhan: Konsumsi dan air mineral.

10. Acara Hiburan, Pembubaran Panitia & Paskibraka: Rp30.000.000

Kebutuhan: Snack, sewa musik, penggunaan tenda, kursi, bingkisan Paskibraka dan pelatih, kopi, teh, buah-buahan, kebersihan, tenaga keamanan, hingga jaga malam.

11. Biaya Administrasi Sekretariat: Rp10.640.000

Kebutuhan: Banner, umbul-umbul, cetak proposal, kertas, tinta printer, cap stempel, plakat, air mineral, kuitansi, lakban, cat, kuas pengecatan, pena, dan spidol.

Total Keseluruhan Anggaran

Total Anggaran: Rp107.970.000 (Terbilang: Seratus Tujuh Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah)

Proposal tersebut juga menyebutkan bahwa pembiayaan kegiatan akan dibebankan pada Anggaran Kecamatan Talang Kelapa Tahun 2026 serta sumber lain berupa sumbangan atau partisipasi dari perusahaan, UMKM, pelaku usaha, dinas atau instansi, sekolah dan masyarakat yang tidak mengikat.

Tuai komentar warganet

Beredarnya proposal tersebut kemudian memunculkan beragam komentar dari warganet. 

Sebagian membandingkan nominal anggaran kegiatan di Talang Kelapa dengan kegiatan serupa di Palembang.

“Awww aww saingan nih sama yg dipalembang yg 76 juta,” tulis seorang warganet.

Komentar lain menyinggung nominal anggaran kegiatan HUT RI di Palembang yang disebut berada di angka Rp72 juta.

"Kirain 72jt palembang udah paling besar,” tulis akun lainnya.

Ada pula warganet yang menyoroti kemungkinan banyaknya pelaku usaha di Talang Kelapa yang menjadi sasaran permintaan dukungan dana.

“Rata smua ini, pelaku usaha talang kelapa kena sisir.. eahhh,” komentar seorang warganet.

Sementara itu, sebagian warganet memilih mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut, khususnya apakah seluruh kebutuhan yang tercantum dalam proposal benar-benar direalisasikan.

“Kalo lihat harganya sih normal tapi gatau barangnya bakalan ada atau tidak" tulis warganet.

Di sisi lain, ada pula komentar yang menilai penggalangan bantuan untuk kegiatan kemerdekaan merupakan hal yang wajar.

“Bagus itu, namanya memeriahkan Hari Kemerdekaan, harus banyak2 minta bantuan,” tulis warganet lainnya.

Hingga kini, dokumen yang beredar tersebut menunjukkan rencana kebutuhan anggaran, sehingga nominal Rp107,97 juta belum dapat disimpulkan sebagai jumlah dana yang telah terkumpul maupun seluruhnya telah digunakan.

Proposal HUT RI Kecamatan IT I Palembang Disorot

Sebelum Kecamatan Talang Kelapa, proposal HUT ke-81 RI yang dikeluarkan Kecamatan IT I Palembang, sudah lebih dulu menjadi sorotan karena menyentuh angka Rp76,2 juta.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memastikan akan menjatuhkan sanksi administratif kepada pihak terkait buntut viralnya proposal peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Kecamatan Ilir Timur (IT) I yang nilainya mencapai Rp76,2 juta.

Hal itu disampaikan Ratu Dewa merespons hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Palembang sebelumnya.

"Dari Inspektorat sudah ditemukan dan juga ada pengakuan dari Camat, maupun staf yang ke bawah," kata Ratu Dewa, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, uang yang diajukan dalam proposal tersebut sudah dikembalikan. Meski demikian, proses penindakan tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

"Tinggal uangnya juga sudah dikembalikan, tapi tetap sesuai dengan regulasi yang ada itu mengarah ke sanksi administratif. Ya, sanksi administratif tetap dilakukan. Karena itu ada sisi salahnya," ujarnya.

Ratu Dewa juga menyebut tidak hanya Kecamatan IT I yang menjadi sorotan. Beberapa kecamatan lain turut diperiksa dalam kasus serupa.

"Bukan hanya Kecamatan IT I, tapi kecamatan lainnya juga ada seperti itu," tandasnya.

Sementara, Plt. Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah Haryanti, membenarkan pihaknya telah menyelesaikan pemeriksaan.

"Iyo, sudah kami pemeriksaan," jelas Jamiah.

Terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan, Jamiah menyebut laporan akan disampaikan ke BKPSDM dan Wali Kota Palembang.

"Nanti kan hasil pemeriksaan disampaikan ke BKPSDM, maupun ke Pak Wali nanti," ucapnya.

Saat ditanya kapan sanksi akan diputuskan, Jamiah mengatakan pihaknya masih menunggu pembahasan internal tim.

"Nanti saya tanya tim dulu ya," pungkasnya.

 

 

 

 

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.