Kades Kayu Besi Sebut Proses Plasma PT GML Masih Berjalan, Verifikasi Data CPCL Dimulai Minggu Depan
Ardhina Trisila Sakti August 16, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah (Pemdes) Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka memastikan proses penyaluran kebun plasma dari PT Gunung Maras Lestari (GML) saat ini masih terus berjalan sesuai prosedur.

Langkah awal yang tengah ditempuh atau dilakukan Pemdes Kayu Besi yakni pembentukan wadah koperasi bagi para calon penerima manfaat.

​Kepala Desa (Kades) Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Kasmir menjelaskan pembentukan koperasi saat ini telah disepakati dan sedang dalam pendaftaran ke notaris.

Setelah pembentukan koperasi, dilanjutkan dengan proses legalitas koperasi dan pihak desa akan melanjutkan ke tahap berikutnya, Minggu (16/8/2026).

"Masih dalam proses, pembentukkan koperasi sudah kami lakukan dan tinggal nunggu nota notaris saja," ungkap Kasmir kepada Bangkapos.com.

​Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pihak desa dijadwalkan mulai melakukan verifikasi dan validasi ulang data warga atau Calon Petani Calon Lahan (CPCL) pada minggu depan.

Langkah ini diambil guna memperbarui data penerima, mengingat adanya dinamika kependudukan seperti warga yang telah pindah domisili atau adanya warga baru.

"CPCLnya warga situlah (Kayu Besi), luasan plasma kurang lebih 100 hektar tapi masih memunggu pengukuran kembali oleh pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional)," terangnya.

"Kami masih akan melakukan verifikasi lagi, terutama Kartu Keluarga (KK) warga Desa masih ada atau tidak. Kami pastikan dulu warga masih tinggal disana atau sudah pindah," bebernya.

Lebih lanjut Kasmir menjelaskan, saat ini di Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar terdapat ratusan KK yang tercatat tinggal dan masih menetap di Desa.

"Nanti sesuai dengan musyawarah, KK warga kita ada kurang lebih 600 sampai 700. Makanya, kita akan lakukan verifikasi kembali minggu depan," jelasnya.

Untuk Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka merupakan salah satu Desa yang menerima plasma atau FPKMS 20 persen dari kebun inti PT GML bersama tujuh desa lainnya.

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.