TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kamis (13/8/2026) malam sejumlah wilayah di Sulawesi Utara mengadakan pawai.
Pawai tersebut diikuti warga hingga anak sekolah.
Beberapa daerah yang pawainya cukup meriah adalah Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Tujuan pawai tersebut agar warga khususnya generasi muda tak melupakan sejarah.
Berikut rangkumannya:
Dua di suasana di ruas jalan Kauditan–Airmadidi, Minawerot, Kabupaten Minahasa Utara, berubah semarak.
Pelajar dan warga memadati jalan tersebut untuk mengikuti pawai lampion, empat hari sebelum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Peserta pawai berasal dari berbagai jenjang pendidikan.
Puluhan regu dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ikut ambil bagian, bersama kelompok Karang Taruna dari Kecamatan Kauditan.
Beragam bentuk lampion dibawa dalam pawai tersebut.
Ada lampion berbentuk kotak, perahu, bangunan sekolah, hingga berbagai kreasi lainnya.
Ketika malam mulai gelap, lampion-lampion itu dinyalakan dan menjadi sumber cahaya sepanjang perjalanan.
Para peserta kemudian bergerak menyusuri rute yang dimulai dari Desa Karegesan dan berakhir di Desa Treman, Kecamatan Kauditan.
Barisan lampion yang berjalan beriringan menciptakan pemandangan menarik dan mengundang perhatian warga yang berada di sepanjang jalan.
Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan, pawai tersebut juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas mereka.
Hiasan lampion dengan berbagai bentuk membuat suasana perayaan semakin hidup.
Pawai lampion ini digelar oleh pemerintah bersama masyarakat Kecamatan Kauditan sebagai bagian dari kegiatan menyambut HUT ke-81 RI.
"Pesertanya dari 23 SD, sembilan SMP, empat SMA di Kecamatan Kauditan. Serta empat regu dari Karang Taruna," kata Camat Kauditan Vilma Anthony kepada wartawan di sela rapat paripurna DPRD Minut, Sabtu (15/8/2026).
Vilma mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi dalam pawai.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para kepala sekolah, guru, serta orang tua yang mendukung keikutsertaan para pelajar.
Pemerintah Kecamatan Kauditan turut memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang membantu kelancaran kegiatan, di antaranya Polsek Kauditan Presisi, UPTD Puskesmas Kauditan, Wanua Treman, dan Wanua Karegesan.
Suasana menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Minahasa berlangsung semarak.
Ratusan anak mengikuti upacara taptu sekaligus pawai obor yang digelar di halaman Kantor Bupati Minahasa, Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, Sulawesi Utara, Sabtu (15/8/2026) malam.
Upacara taptu dipimpin oleh Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Bona V A Fajar.
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah unsur pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, jajaran Pemkab Minahasa, Forkopimda, Pramuka, serta para pelajar.
Dalam prosesi tersebut, Letkol Inf Bona menyalakan obor yang kemudian dibawa oleh dua anggota Pramuka.
Momen itu menjadi simbol dimulainya rangkaian pawai obor untuk menyambut hari kemerdekaan.
"Kegiatan ini sangat luar biasa yang diselenggarakan Pemkab Minahasa, tujuannya mengobarkan semangat kebangsaan semangat juang bagi generasi muda," jelas Letkol Inf Bona.
Baca juga: Perempuan, Parlemen dan Kemerdekaan: Pelajaran dari Manado
Baca juga: Info Cuaca Sulut Sore hingga Malam Hari Ini Minggu 16 Agustus 2026, Mayoritas Alami Cuaca Cerah
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat generasi muda di Minahasa untuk meneruskan perjuangan dalam membangun Indonesia.
"Sehingga kita tidak melupakan sejarah, generasi muda kita bisa mrlanjutkan perjuangan para leluhur dan pejuang serta melanjutkan cita-cita setinggi langit," jelasnya.
Setelah rangkaian upacara selesai, peserta yang didominasi siswa dan siswi dari sejumlah sekolah di Tondano kemudian melanjutkan kegiatan dengan pawai obor.
Rombongan berjalan dari halaman Kantor Bupati Minahasa menuju Kantor DPRD Minahasa sebagai titik akhir perjalanan.
Tidak hanya membawa obor, para peserta juga mempercantik barisan dengan membawa beragam lampu hias.
Cahaya obor dan lampu tersebut membuat suasana malam menjelang peringatan kemerdekaan semakin meriah.(*)
(Tribunmanado.com/Christian Wayongkere/Alpen Martinus)