Meriahkan HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tasikmalaya Makan Liwet di Situ Sanghiyang
Machmud Mubarok August 16, 2026 04:35 PM

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sebanyak 100 kastrol disiapkan mengikuti lomba ngaliwet Piala Wakil Bupati, dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang berlokasi di tepi Situ Sanghiyang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (16/8/2026).

Aksi memasak massal kuliner tradisional ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

Adapun peserta yang mengikuti ini berasal dari berbagai desa wilayah Tanjungjaya yang sengaja datang membawa rantang dan kayu bakar.

Terlihat tidak ada panggung megah. Yang ada hanya tikar lesehan, dedaunan, dan Situ Sanghiyang sebagai alas untuk menyantap nasi liwet.

Berbagai lauk pauk disajikan masing-masing warga. Bahkan penyajiannya secara sederhana berbaur dengan warga lain.

Lomba Ngaliwet Piala Wakil Bupati Tasikmalaya ini menjadi rangkaian HUT ke-81 RI, yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tanjungjaya.

"Saya antusias ikut lomba nasi liwet ini / Suasana Situ Sanghiyang yang airnya tenang jadi pemandangan tersendiri / Ngaliwet makin terasa di kampung," ungkap peserta lomba ngaliwet Tati (43) dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu.

Baca juga: Kemeriahan Pawai Lampion di Sumedang dalam Rangka Peringatan HUT ke-81 RI

Baca juga: Di Sekolah Bekas Wabup Tasik Belajar, Kini Rusak, Satu Ruang Diisi Dua Kelas dengan Sekat Triplek

Ia mengungkapkan, memasak di pinggir danau bukan sekadar lomba. Tapi suasana di alam terbuka membuat proses menanak jadi lebih hidup.

"Ga ada sekat, kita semua sama. Bahkan berbaur bersama dengan yang lain," pungkasnya.

Senada dikatakan, Camat Tanjungjaya Rahmat Zaenal Muttaqin menjelaskan, lomba ngaliwet ini salah satu rangkaian HUT ke-81 RI dengan diikuti perwakilan warga dari masing-masing desa.

"Mereka tidak hanya dinilai dari rasa. Keunikan cara menghidangkan dan kekompakan tim juga jadi penilaian juri. Jadi lomba ngaliwet piala Wabup diikuti oleh 100 kastrol masing-masing per kastrol 10 orang," kata Rahmat.

Menurut Rahmat, kegiatan ini punya dua misi, selain memeriahkan HUT RI ke-81, juga untuk mempererat silaturahmi warga.

"Panitia menyiapkan juri untuk menilai keunikan penyajian dan rasa nasi liwet. Bahkan, selain hadiah utama ada juga door prize untuk peserta," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengaku, pihaknya langsung melihat proses masak hingga penghidangan nasi liwet oleh warga Tanjungjaya.

Ia menyebut acara ini sengaja digelar di Situ Sanghiyang, untuk mengenalkan potensi wisata lokal agar semakin terkenal.

"Utamanya lagi ini kan di Situ Sanghiyang potensi wisata lokal kita angkat lagi supaya semakin terkenal," ucap Asep. 

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi magnet wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar danau.

Acara ditutup dengan makan bersama. Pejabat, panitia, dan warga menyantap nasi liwet hasil lomba dengan lauk ayam, ikan, dan sambal.

"Saya sama istri ikut makan nasi liwet hasil masakan ibu-ibu Tanjungjaya. Kita syukur di momen kemerdekaan tentu harus berbagi kebahagiaan dan kebersamaan," kata Asep.(*)

Ngaliwet di Tepi Situ Sanghyang
LOMBA NGALIWET - Warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mempersiapkan nasi liwet untuk memperebutkan Piala Wakil bupati Tasik dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.