Kyle Larson Bergegas dari Balapan NASCAR di Richmond ke Knoxville Nationals
Hendra Wijaya August 16, 2026 04:40 PM

Kyle Larson menuntaskan balapan Cook-Out 400 di Richmond Raceway pada Sabtu malam dengan finis di posisi keenam, lalu alih-alih menunggu wawancara di pit road, ia langsung berlari menuju pesawat.

Juara bertahan NASCAR Cup Series itu sebelumnya telah memutuskan pada awal pekan ini untuk menjalani kualifikasi dengan mobil sprint 410 Paul Silva No. 57 untuk Running ke-65 NOS Energy Drink Knoxville Nationals, meski ia tahu bahwa sesuai jadwal, lomba utama Sabtu malam akan berlangsung bersamaan dengan balapan wajib NASCAR Cup Series miliknya. Seperti yang diduga, Larson berhasil menempatkan No. 57 di posisi pole.

Keberuntungan berpihak padanya ketika Knoxville, Iowa, diguyur badai akhir musim panas, sehingga lomba utama Jumat diundur ke Sabtu dan rangkaian acara Sabtu pun terus mundur semakin larut sepanjang akhir pekan. Inilah celah yang dibutuhkan Larson agar jadwalnya bisa memungkinkan.

Jordan Biachi dari The Athletic melaporkan di X bahwa tim No. 5 Hendrick Motorsports menyiapkan rencana nekat sebelum balapan untuk menerbangkan Larson ke Knoxville Nationals segera setelah tugasnya di Richmond selesai, asalkan secara matematis masih ada peluang baginya untuk tiba tepat waktu dan memulai A-Main.

Balapan Cup Series berakhir pada pukul 10:17 waktu setempat, dan setelah itu Larson langsung berlari menjauh dari trailer No. 5. Empat puluh menit kemudian, jet Larson lepas landas dari Bandara Richmond, sementara ribuan penggemar balap yang sangat mengikuti situasi itu memantau penerbangannya secara daring hingga membuatnya naik ke posisi nomor satu dalam daftar pelacakan Flighttrader24.com.

Saat pesawat Larson mengudara, Johnny Gibson, suara World of Outlaws Sprint Car Series, mengumumkan kepada para penonton di sirkuit dan Dirtvision bahwa lintasan tinggal sekitar 30 menit lagi menuju hot laps pertama malam itu. Ketika D-Main keluar untuk hot laps mereka, Larson sudah berada di wilayah udara Ohio.

Saat C-Main menjalani hot laps, Larson melintas di atas Indianapolis, pusat dari upaya terakhirnya menjalani double motorsport.

Pada 2024, Larson sempat menghadapi masalah ketika mencoba menjalani Double akhir pekan Memorial Day Indianapolis 500-Charlotte 600, saat penundaan akibat cuaca buruk di Indianapolis dan Charlotte membuat Larson tidak sempat mencatat satu putaran pun di Coke-600, sehingga poin NASCAR miliknya terancam dan ia harus meminta dispensasi karena absen dari balapan poin.

Sama seperti kali ini, para penggemar menatap sebuah pesawat kuning kecil di layar monitor untuk melihat apakah Larson masih punya peluang tiba tepat waktu setelah tersingkir lebih awal akibat kecelakaan pada running ke-108 Indianapolis 500.

Karena melewatkan start balapan itu, Larson harus meminta dispensasi kepada NASCAR agar tetap memenuhi syarat playoff, dan pada akhirnya pihak NASCAR sempat ragu untuk memberikannya.

Tidak gentar, Larson kembali mencoba pada 2025 dengan nasib buruk yang serupa sebelum akhirnya memutuskan bahwa Double itu tidak “sepadan.”

Namun kali ini, double tersebut tampaknya memang sepadan bagi Larson, saat ia berusaha meraih gelar keempatnya (2021, 2023, 2024) dalam ajang yang disebut sebagai “Granddaddy of Them All” di dunia balap sprint car.

Tim DirtVision mengirim anggota kru mereka ke Bandara Pella untuk menyaksikan kedatangan Larson; mereka melaporkan bahwa Kantor Sheriff Marion County mengawalnya menempuh jarak 20 mil dari Pella menuju Knoxville Raceway.

Larson mendarat di Bandara Pella pada pukul 11:55 PM Central, 1 jam 58 menit setelah lepas landas dari Richmond. Pada saat yang sama, C-Main kembali bendera hijau dengan sembilan lap tersisa di Knoxville Raceway. Ryan Timms, sang juara bertahan, memenangi C-Main dalam perjuangannya sendiri melewati babak kualifikasi untuk lolos ke A-Main.

Larson memasuki area raceway pada pukul 12:16 AM melalui gerbang belakang, melintasi lintasan dengan pengawalan di bagian depan sebuah Chevrolet Traverse agar bisa masuk ke pit sesaat setelah hot laps selesai untuk para pembalap Last Chance Showdown dan A-Main.

Connor Wade dari Dirtvision sempat berbincang singkat dengan Larson yang sama terkejutnya, karena ia sendiri tidak tahu bahwa dirinya benar-benar punya peluang untuk tiba tepat waktu sampai kepala kru Cliff Daniels memberi tahu dirinya di pertengahan balapan Richmond.

“Saya sebenarnya tidak pernah benar-benar tahu bahwa saya akan datang,” kata Larson. “Cliff memberi tahu saya di pertengahan balapan, dan saya kaget karena sejujurnya saya tadinya berpikir mudah-mudahan setelah balapan selesai masih ada cukup waktu untuk menonton lomba utama. Jadi, ya, sekarang saya ada di sini.”

Larson kehilangan kesempatan menjalani Hot Laps dan memulai balapan tanpa pemanasan. Namun itu tidak menjadi masalah. Saat jeda pengisian bahan bakar bendera merah di pertengahan lomba, Larson sudah melap setengah isi grid dan unggul lebih dari lima detik atas Kasey Kahne. Dua puluh empat lap kemudian, ia melintas di bawah bendera kotak-kotak untuk menjadi juara Knoxville National empat kali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.