Malaysia Dominasi Investasi Asing di Makassar, Capai Rp226,2 Miliar 
Saldy Irawan August 16, 2026 05:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Malaysia menjadi negara dengan nilai investasi penanaman modal asing (PMA) terbesar di Kota Makassar.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, periode Januari-Juni, investasi Malaysia mencapai Rp226,289 miliar.

Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan negara lain yang menanamkan modalnya di Kota Makassar.

Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said, mengatakan realisasi investasi secara keseluruhan hingga semester I 2026 mencapai Rp2,723 triliun. 

"Capaian itu setara sekitar 77 persen dari target investasi Makassar sebesar Rp3,5 triliun," ucap Mario Said, Minggu (16/8/2026).

Dari total realisasi PMA sebesar Rp617,904 miliar, Malaysia menyumbang sekitar 36,62 persen. 

Investasi tersebut tercatat melibatkan tujuh tenaga kerja Indonesia (TKI).

Posisi kedua ditempati Hongkong dengan nilai investasi Rp204,318 miliar.

Disusul Singapura Rp110,974 miliar dan Republik Tiongkok Rp41,684 miliar.

Sementara Korea Selatan berada di posisi kelima dengan investasi Rp9,735 miliar.

Negara lain yang turut mencatatkan investasi antara lain Belanda, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Pakistan, Spanyol, India, Luksemburg, Kepulauan Virgin Inggris, Jerman, Kanada, dan Norwegia.

Mario mengatakan capaian investasi tersebut menunjukkan aktivitas penanaman modal di Makassar masih bergerak positif. 

"Pemerintah kota juga terus mendorong kemudahan pelayanan dan promosi potensi investasi untuk menarik investor baru," kata Mario.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah Investment Forum yang dilakukan pada Juni lalu.

Pemkot Makassar melalui event Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) telah mengenalkan potensinya kepada seluruh delegasi negara.

Saat itu, sebanyak 41 delegasi dari 28 negara ambil bagian dalam kegiatan tersebut. 

Negara-negara yang hadir berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, di antaranya. Fiji, Australia, Pakistan, Japan, Mexico, Brazil, Ukraina, Bosnia and Herzegovina, Cuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Poland. 

Selanjutnya, delegasi negara Solomon Islands, Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Lao PDR, Finland, Cambodia, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Netherlands, Uruguay, Malaysia, Philippines.

"IGS kemarin kita buat forum investasi, jadi pak wali sudah paparkan potensi Makassar di depan delegasi negara yang hadir, itu salah satu cara untuk mendongkrak investasi di Makassar," paparnya l.

DPMPTSP Makassar sendiri mencatat ribuan perizinan telah diterbitkan sepanjang 2026.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi Januari-Juni 2026 telah menciptakan 6.152 lapangan kerja. 

Jumlah itu terdiri dari 6.131 tenaga kerja Indonesia dan 21 tenaga kerja asing, meningkat dibandingkan periode yang sama 2025 yang mencatat 5.113 tenaga kerja.

Dibandingkan 2025, realisasi tenaga kerja meningkat 20,32 persen atau bertambah 1.039 orang. 

Tenaga kerja Indonesia naik 20,15 persen dari 5.103 menjadi 6.131 orang.

Sedangkan tenaga kerja asing meningkat 110 persen dari 10 menjadi 21 orang.

Rincian Investasi PMA Makassar Januari–Juni 2026

- Malaysia: Rp226.289.128.647 ( 7 TKI)
- Hong Kong, RRT: Rp204.318.632.821 
- Singapura: Rp110.974.486.540 ( 94 TKI)
- R.R. Tiongkok: Rp41.684.117.222 (157 TKI)
- Korea Selatan: Rp9.735.877.623 ( 59 TKI)
- Belanda: Rp9.011.165.232 (38 TKI)
- Inggris: Rp6.550.694.109 (7 TKI)
- Jepang: Rp4.687.028.107 ( 24 TKI)
- Amerika Serikat: Rp1.570.301.730 (7 TKI)
- Pakistan: Rp1.000.000.000 
- Spanyol: Rp735.374.766 (44 TKI)
- India: Rp500.000.000 ( 10 TKI)
- Luksemburg: Rp440.644.012  
- Kepulauan Virgin Inggris: Rp228.903.786 (1 TKI)
- Jerman: Rp124.658.412 (3 TKI)
- Kanada: Rp35.000.000 
- Norwegia: Rp18.859.832  

Total realisasi PMA: Rp617.904.872.839

Total tenaga kerja: 451 orang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.