TRIBUNNEWS.COM - Persaingan Super League 2026/2027 tidak hanya menarik dari sisi komposisi pemain.
Pergantian serta latar belakang para pelatih kepala juga menjadi perhatian menjelang kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia tersebut.
Dari 18 klub peserta, kursi pelatih mayoritas ditempati juru taktik asing.
Hanya satu pelatih asal Indonesia yang masuk dalam daftar, yakni Ade Suhendra yang dipercaya menangani Isenmulang FC.
Portugal menjadi negara dengan jumlah pelatih terbanyak.
Negeri asal Cristiano Ronaldo tersebut menyumbangkan empat pelatih kepala untuk musim 2026/2027.
Mereka adalah Mauro Jeronimo yang menangani Borneo FC, Ze Gomes bersama Madura United, Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya, serta Mario Lemos yang tercantum sebagai pelatih Persijap Jepara.
Komposisi tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh pelatih asal Portugal di kompetisi sepak bola Indonesia.
Baca juga: Sambut Super League, Persija Perpanjang Kolaborasi Strategis untuk Dua Musim ke Depan
Di bawah Portugal, ada Brasil, Spanyol, dan Belanda yang sama-sama mengirimkan tiga pelatih.
Brasil diwakili Marcos Santos di Arema FC, Oscar Loss di Dewa United, dan Fabio Lefundes bersama Java United FC.
Dari Spanyol terdapat Oscar Bruzon yang menangani Bhayangkara FC, Marcos Reina di Persik Kediri, serta Carlos Pena di Persita Tangerang.
Sementara tiga pelatih Belanda adalah Johnny Jansen di Bali United, Jean Paul van Gastel bersama PSIM Yogyakarta, dan Pieter Huistra yang menangani PSS Sleman.
Baca juga: Garudayaksa FC Matangkan Skuad di Solo-Yogyakarta, Bidik Enam Besar Super League 2026/2027
Persib Bandung memasuki musim 2026/2027 dengan Igor Tolic sebagai pelatih kepala.
Tolic sebenarnya sudah memahami lingkungan Maung Bandung karena sebelumnya menjadi asisten Bojan Hodak.
Pada musim lalu, Tolic beberapa kali mengambil alih kendali Persib dari pinggir lapangan ketika Hodak harus absen karena akumulasi kartu.
Dalam kesempatan tersebut, ia mampu membawa Persib meraih kemenangan.
Kini, tantangannya berbeda karena Tolic mendapat tanggung jawab penuh sebagai pelatih kepala.
Di bawah arahan Tolic, Persib menatap juara empat musim beruntun yang sebelumnya diraih pada 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
Senada dengan Persib, Persija Jakarta juga memiliki sosok baru di kursi pelatih.
Macan Kemayoran menunjuk Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia, untuk memimpin tim pada musim 2026/2027.
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut membuat ekspektasi terhadap Persija semakin tinggi.
Pengalaman Shin dalam menangani Timnas Indonesia serta kemampuannya menerapkan berbagai skema diharapkan dapat membantu Persija bersaing dalam perebutan gelar.
(Tribunnews.com/Isnaini)