TRIBUNNEWS.COM – Jose Mourinho dikabarkan ingin membawa Alessandro Bastoni ke Real Madrid, tetapi rencana tersebut terbentur sikap manajemen Los Blancos yang menilai investasi di lini pertahanan sudah cukup besar.
Mourinho bahkan disebut telah berbicara langsung dengan Bastoni untuk mengetahui situasi sang bek.
Menurut laporan Madrid Universal, pelatih asal Portugal itu melihat pemain Inter Milan tersebut sebagai sosok ideal untuk memperkuat skuad Real Madrid pada musim 2026/2027.
Bagi Mourinho, kebutuhan mendatangkan bek tengah bahkan lebih mendesak dibandingkan menambah gelandang.
Kekhawatiran tersebut muncul karena Eder Militao belum sepenuhnya kembali ke level terbaik setelah mengalami masalah kebugaran. Di sisi lain, performa Antonio Rudiger juga dinilai mulai menurun.
Mourinho karena itu ingin memiliki bek tengah berkualitas tinggi yang bisa langsung menjadi pilihan utama sekaligus memberikan kedalaman di sektor pertahanan.
Bastoni Dibanderol Minimal €60 Juta
Real Madrid sebenarnya sudah mencoba membuka komunikasi dengan Inter selama Piala Dunia 2026.
Namun, Nerazzurri tidak memberikan harga pasti untuk Bastoni. Inter justru mengacu pada angka €75 juta (sekitar Rp1,5 triliun) yang sebelumnya pernah mereka sampaikan kepada Barcelona.
Meski begitu, Inter disebut tidak akan mempertimbangkan tawaran di bawah €60 juta (sekitar Rp1,2 triliun).
Artinya, jika ingin memenuhi keinginan Mourinho, Real Madrid harus menyiapkan investasi besar untuk seorang pemain yang beroperasi di posisi yang baru saja mereka perkuat.
Baca juga: Kylian Mbappe Berbinar Lihat Jose Mourinho, Real Madrid Tatap Arah Tepat
Los Blancos memang sudah mendatangkan sejumlah pemain bertahan pada musim panas ini, termasuk Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Marc Cucurella.
Kehadiran Konate menjadi salah satu alasan utama manajemen mempertanyakan urgensi transfer Bastoni. Pasalnya, pemain Prancis tersebut memiliki posisi yang sama dengan bek Inter itu.
Mourinho dan Florentino Perez Berbeda Pandangan
Situasi tersebut kemudian memunculkan perbedaan pandangan antara Mourinho dan manajemen Real Madrid.
Mourinho melihat bek tengah sebagai kebutuhan penting. Ia belum yakin Militao dapat segera kembali ke performa terbaik dan menginginkan alternatif yang lebih solid untuk mengantisipasi penurunan performa Rudiger.
Florentino Perez memiliki pertimbangan berbeda.
Presiden Real Madrid tersebut menilai klub sudah mengeluarkan investasi besar untuk memperkuat pertahanan. Dalam kondisi seperti sekarang, mendatangkan Bastoni dengan harga minimal €60 juta dianggap sulit dibenarkan.
Berdasarkan data Transfermarkt, Real Madrid telah mengeluarkan sekitar Rp3,9 triliun untuk belanja pemain pada musim panas 2026.
Sementara itu, pemasukan dari penjualan pemain baru berada di kisaran Rp1 triliun.
Artinya, Los Blancos masih mengalami defisit besar dalam aktivitas transfer musim panas ini.
Karena itu, manajemen Real Madrid disebut telah memberi tahu Mourinho bahwa klub tidak akan mendatangkan bek tengah baru dalam kondisi normal.
Bastoni Masih Bisa Merapat ke Madrid?
Meski demikian, peluang Bastoni mengenakan seragam Real Madrid belum sepenuhnya tertutup.
Situasi bisa berubah apabila terjadi kondisi tak terduga. Kepergian pemain yang membuka ruang dalam skuad dan anggaran, misalnya, dapat membuat klub kembali mempertimbangkan transfer tersebut.
Begitu pula jika Real Madrid mengalami krisis cedera di lini pertahanan.
Untuk saat ini, Mourinho harus menerima kenyataan bahwa keinginannya belum menjadi prioritas klub.
Mourinho sudah mendapat sinyal positif dari Bastoni, tetapi tantangan terbesarnya justru berada di meja Florentino Perez. Sang pelatih kini harus meyakinkan petinggi Real Madrid bahwa mengeluarkan minimal €60 juta untuk Bastoni memang layak dilakukan.
(Tribunnews.com/Ali)