Tak Ada Keluarga Jadi Korban Gempa, Warga Jambi Asal NTT Lega
Heri Prihartono August 16, 2026 05:49 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabar gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat warga NTT yang berada di perantauan, termasuk di Kota Jambi, ikut cemas memikirkan kondisi keluarga mereka di kampung halaman.

Salah satunya Romualdus Kaju, warga Jambi asal NTT yang sehari-hari bekerja sebagai guru di SD Xaverius 1 Kota Jambi.

Ia mengaku lega setelah mendapat kabar bahwa tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa gempa tersebut.

Keluarga Romualdus berada di Desa Dadawea, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, rumah orang tua dan adiknya mengalami kerusakan ringan berupa retakan pada sejumlah bagian bangunan.

"Rumah orang tua dan adik hanya retak-retak," ujar Romualdus, Minggu (16/8/2026).

Sebelumnya, Romualdus sempat dilanda kecemasan lantaran tidak dapat segera menghubungi sanak keluarganya setelah gempa terjadi.

Kondisi tersebut membuat dirinya dan warga NTT lainnya yang berada di Jambi terus menunggu kabar dari keluarga masing-masing.

Kekhawatiran itu sedikit mereda setelah komunikasi dengan keluarga kembali terhubung dan ia mengetahui orang tua serta adiknya dalam keadaan selamat.

Romualdus mengatakan, hingga saat ini dirinya juga belum mendapat informasi mengenai adanya warga NTT di Jambi yang keluarganya menjadi korban jiwa akibat gempa tersebut.

Namun, ia mengaku tetap prihatin karena sejumlah wilayah di NTT dilaporkan mengalami dampak cukup serius akibat gempa.

Menurut informasi yang diterimanya, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di Kabupaten Manggarai.

Kabar mengenai adanya korban jiwa di wilayah tersebut juga membuat warga NTT di Jambi ikut berduka.

"Kalau dari warga NTT di Jambi, khususnya dari Manggarai, sampai hari ini belum ada yang mengonfirmasi kalau keluarganya menjadi korban jiwa," katanya.

Romualdus menyebut terdapat sekitar 40 orang asal NTT yang berada di Jambi dan terus mengikuti perkembangan kondisi di kampung halaman mereka.

Sebagian dari mereka, kata dia, merasa terpukul dan berduka karena desa atau wilayah asal keluarga mereka turut terdampak gempa.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan yang diterimanya mengenai warga Jambi asal NTT yang kehilangan anggota keluarga akibat peristiwa tersebut.

Romualdus berharap kondisi di NTT segera pulih dan masyarakat yang terdampak dapat memperoleh bantuan, terutama mereka yang rumahnya mengalami kerusakan.

Ia juga berharap komunikasi dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman dapat terus terjalin sehingga warga NTT di perantauan dapat mengetahui kondisi keluarga mereka secara langsung.

(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Gempa NTT Bikin Warga Jambi Cemas, Khawatir karena Adiknya Posisi Masih di Laut

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.