Antisipasi Darurat Saat Momentum HUT RI, BPBD Bener Meriah Siagakan Sembilan Unit Damkar
Mawaddatul Husna August 16, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Sorak-sorai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia selalu berhasil menyedot warga keluar rumah. 

Mulai dari perlombaan rakyat yang meriah hingga upacara bendera yang khidmat, ruang-ruang publik dipenuhi suka cita. 

Namun di balik kehangatan pesta rakyat tersebut, ada potensi bahaya yang mengintai saat rumah-rumah mendadak sepi ditinggal penghuninya.

​Menanggapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah mengingatkan warga untuk tidak lengah.

Rasa aman saat bersuka ria harus diawali dari kewaspadaan di dalam rumah sendiri.

"Kami mengimbau masyarakat yang hendak meninggalkan rumah agar memastikan seluruh sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran telah diamankan.

Pastikan kompor sudah dimatikan, peralatan listrik yang tidak diperlukan dicabut, serta tidak meninggalkan sumber api dalam keadaan menyala," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, Minggu (16/8/2026).

​Kebakaran bangunan menjadi ancaman utama saat momentum perayaan berlangsung.

Maka langkah sederhana seperti mengecek ulang instalasi listrik, merapikan kabel, hingga memastikan dapur aman dari pijar api dapat mencegah musibah besar yang tak diinginkan.

​Waspada Cuaca Ekstrem di Tanah Gayo

​Tak hanya ancaman si jago merah, karakter wilayah Bener Meriah yang berbukit dan berudara sejuk juga menyimpan risiko bencana hidrometeorologi, terutama saat intensitas hujan meningkat. 

Maka BPBD turut mewaspadai potensi tanah longsor, banjir bandang, hingga angin puting beliung yang kerap datang tiba-tiba.

​Warga yang tinggal di lereng rawan longsor, bantaran sungai, atau area dengan pepohonan rindang yang rawan tumbang diminta untuk selalu pasang mata dan telinga terhadap perubahan cuaca.

"Khusus bagi masyarakat di daerah rawan, kami meminta agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan segera meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan berintensitas tinggi," tambah Ilham.

Sementara demi menjamin rasa aman warga selama merayakan kemerdekaan, BPBD Bener Meriah tidak sekadar memberi imbauan.
 
Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) telah disiagakan dan tersebar di titik-titik krusial untuk mempercepat response time jika terjadi keadaan darurat.

​Standard sebaran armada pemadam tersebut meliputi:

• ​Kecamatan Pintu Rime Gayo: 2 unit (Kampung Rakal & Kampung Singah Mulo)
• ​Kecamatan Gajah Putih: 1 unit (Kampung Reronga)
• ​Kecamatan Timang Gajah: 2 unit (Kampung Lampahan)
• ​Kecamatan Bukit: 2 unit
• ​Kecamatan Bandar: 1 unit
• ​Kecamatan Permata: 1 unit.

Kesiapsiagaan jajaran petugas di lapangan ini diharapkan berbanding lurus dengan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.

​Peringatan kemerdekaan hendaknya menjadi momen penuh kegembiraan yang berkesan, bukan merana karena kelalaian. 

BPBD Bener Meriah mengimbau warga untuk tidak ragu segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya baik kebakaran, banjir, longsor, maupun angin kencang agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

​"Kami mengajak seluruh masyarakat Bener Meriah untuk bersama-sama menjaga keselamatan.

Rayakan HUT RI ke-81 dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap utamakan keselamatan dan kewaspadaan," tutup Ilham. (*)

Baca juga: Ketika Pekik Merdeka Bertemu Sunyinya Reruntuhan Bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Baca juga: Update Harga Bumbu Dapur di Bener Meriah: Cabai Hijau Melonjak, Cabai Merah dan Tomat Turun

Baca juga: Pasokan Terbatas, Harga Cabai Caplak di Bener Meriah Bertahan di Rp 60.000/Kg

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.