150 Anak di Pontianak Dapat Tas dan Alat Tulis Gratis, Bahasan: Jadi Penyemangat Anak Belajar
Maudy Asri Gita Utami August 16, 2026 06:30 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Sebanyak 150 anak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menerima bantuan tas dan alat tulis secara gratis dalam kegiatan sosial yang digelar bersama Madas Nusantara dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap anak-anak, khususnya mereka yang masih berada pada usia dini dan membutuhkan dukungan dalam memenuhi perlengkapan untuk menunjang aktivitas belajar di sekolah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu, 16 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan yang menilai kepedulian organisasi kemasyarakatan (ormas) terhadap kondisi masyarakat perlu terus didukung dan dikembangkan.

Bahasan mengatakan, kegiatan pembagian tas dan alat tulis gratis tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota Pontianak terhadap ormas yang aktif hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ormas tidak hanya penting dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam melihat secara langsung kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

• Wakil Bupati Mempawah Buka Lomba Sampan Bidar Festival Robo-Robo 2026, Diikuti 48 Tim

“Kesbangpol Kota Pontianak mengumpulkan anak-anak di Kota Pontianak, terutama anak-anak usia dini, untuk dibagikan tas dan alat tulis gratis. Ada 150 anak yang menerima pembagian tas dan alat tulis gratis ini,” ungkap Bahasan saat diwawancarai di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, 16 Agustus 2026.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif karena bantuan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perlengkapan sekolah. 

Kehadiran kegiatan sosial semacam itu juga dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak yang menerima bantuan.

Bahasan menyebut, pemberian tas dan alat tulis baru dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk semakin bersemangat menjalani kegiatan belajar. 

Menurutnya, dukungan sederhana seperti perlengkapan sekolah tetap memiliki arti penting bagi anak-anak dalam membangun motivasi pendidikan.

“Ini merupakan dukungan dari Pemerintah Kota Pontianak kepada Madas Nusantara karena aktif di masyarakat, melihat kondisi dan situasi masyarakat,” katanya.

Bahasan berharap bantuan yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan motivasi kepada para penerima untuk lebih aktif dan giat belajar. 

Ia juga berharap anak-anak dapat memanfaatkan perlengkapan tersebut sebaik mungkin untuk mendukung kegiatan pendidikan mereka.

“Dengan adanya kegiatan ini sangat bagus dan juga mendapat apresiasi dari para anak-anak, biar mereka juga merasa senang dapat tas baru. Semoga dengan adanya kegiatan ini semakin aktif dan giat belajar,” ujar Bahasan.

Selain mengapresiasi kegiatan sosial tersebut, Bahasan juga mendorong seluruh organisasi kemasyarakatan yang berada di Kota Pontianak untuk terus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan ormas menjadi penting karena masing-masing pihak memiliki peran dalam mendukung pembangunan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia meminta agar komunikasi dan silaturahmi antara ormas, pemerintah, serta masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai program yang dilaksanakan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Saya berharap semua ormas yang ada di Kota Pontianak terus melakukan sinergitas, komunikasi, silaturahmi di antara kita, bergerak di masyarakat secara aktif,” tuturnya.

• ‎Kisah Fitria Gabung di Manggala Agni Ketapang, Jadi Komandan Regu Perempuan Pertama

Bahasan menjelaskan, keterlibatan langsung ormas di tengah masyarakat juga dapat membantu pemerintah mendapatkan gambaran yang lebih nyata mengenai kondisi warga. Dengan begitu, berbagai bentuk bantuan maupun dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Sehingga tahu detail kondisi masyarakat, mana yang bisa kita berikan support seperti agenda hari ini atau agenda yang lain,” pungkasnya.

Kegiatan pemberian tas dan alat tulis gratis kepada 150 anak tersebut diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan anak dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kepedulian. Bantuan perlengkapan sekolah diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi anak-anak di Pontianak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.