TRIBUNWOW.COM – Serangkaian serangan udara militer Israel di wilayah Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai belasan lainnya pada Sabtu (15/8/2026).
Eskalasi militer tersebut dilancarkan pihak Israel sebagai balasan atas serangan yang melukai tiga tentaranya di zona perbatasan, hingga mengancam kesepakatan gencatan senjata yang tengah berjalan.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan udara menghantam beberapa titik, termasuk Desa Ansar dan Deir al-Zahrani, yang mengakibatkan anak-anak serta perempuan turut menjadi korban jiwa.
Militer Israel mengklaim sasaran serangan merupakan infrastruktur militer Hezbollah dan berhasil menewaskan seorang komandan Batalion Pasukan Radwan, Ali Samir Al-Haj Hassan, meski mengakui adanya korban dari pihak warga sipil.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengecam keras tindakan tersebut dan mengecap eskalasi Israel sebagai situasi yang sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan kawasan. (*)