Kominfo Aceh Tengah Satukan Layanan Publik Digital dalam "Alpukat Gayo"
Mursal Ismail August 16, 2026 07:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Alga Mahate Ara|Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - ​Mendengar kata Alpukat Gayo, bayangan publik kerap melayang pada komoditas unggulan Tanah Gayo yang hijau, lezat, dan kaya manfaat itu. 

Namun, ada yang berbeda dari terobosan terkini yang dihadirkan di Dataran Tinggi Gayo.

Kali ini, Alpukat Gayo hadir bukan dalam bentuk buah-buahan dari perkebunan warga, melainkan sebuah aplikasi digital transformatif yang menyatukan seluruh urusan layanan publik dalam satu genggaman.

​Langkah inovatif ini dimotori oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Tengah yang resmi menghadirkan Alpukat Gayo akronim dari Aplikasi Layanan Publik Kabupaten Aceh Tengah.

Kehadirannya diproyeksikan menjadi sebuah super apps terpadu yang memangkas sekat-sekat birokrasi, menghimpun berbagai pintu pelayanan publik yang selama ini terpisah-pisah ke dalam satu ekosistem digital yang efisien dan muat di saku warga.

​Kehadiran aplikasi ini membawa angin segar bagi efisiensi tata kelola pemerintahan daerah. 

Baca juga: Terobosan Satu Data, Diskominfo Aceh Tengah Luncur Inovasi SAPA Berbasis AI

Melalui Alpukat Gayo, masyarakat kini dapat mengakses ragam fasilitas layanan, mengajukan permohonan publik, hingga memperoleh data dan informasi resmi secara cepat tanpa perlu repot datang dan mengantre dari satu kantor instansi ke kantor lainnya.

​Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menyampaikan bahwa platform ini merupakan terobosan fundamental untuk mengubah pola layanan konvensional menuju serbadigital.

"Pemanfaatan teknologi ini dirancang langsung untuk mempermudah alur interaksi masyarakat dengan pemerintah daerah, sehingga seluruh urusan administratif dapat berjalan lebih transparan, mudah, dan akuntabel," ujarnya Minggu (16/08/2026).

​Meski telah resmi meluncur dan beroperasi, pengembangan aplikasi terpadu ini tidak berhenti sampai di sini. 

Dinas Kominfo berkomitmen untuk terus menyempurnakan fitur serta memperluas jangkauan layanannya secara berkelanjutan, menyelaraskan fungsi aplikasi dengan dinamika serta tuntutan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

​Menurut Mustafa, langkah strategis ini kian memperkuat khazanah ekosistem digital di Aceh Tengah, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan tatakelola pemerintahan digital (digital governance) yang adaptif.

Baca juga: Poltekpel Malahayati Bantu Pemulihan Korban Terdampak Bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

"Integrasi seluruh layanan publik ke dalam satu pintu menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam menghadirkan pelayanan berkelas dan ramah bagi seluruh lapisan warga," pungkasnya.

Kemudahan urusan publik kini benar-benar berada dalam satu sentuhan jemari. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.