TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya melakukan aksi nekat dari kapal feri di Perairan Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (16/8/2026).
Kapal feri ini melayani rute Pelabuhan Wanci, Kabupaten Wakatobi menuju Pelabuhan Kamaru, Kabupaten Buton.
Pelabuhan Kamaru terletak di Kelurahan Kamaru, Kecamatan Lasalimu, sedangkan Pelabuhan Wanci di Jalan Panggulubelo, Pulau Wangi-Wangi.
Jarak kedua pulau ini sekitar 65 kilometer dan umumnya ditempuh dalam waktu kurang lebih 6 jam menggunakan kapal feri.
Tindakan pria tersebut cepat disadari oleh kru kapal yang langsung melakukan evakuasi terhadap korban.
Baca juga: Aksi Nekat IRT di Jembatan Teluk Kendari, Sempat Telepon Polisi Minta Antarkan Motor Suaminya
Dalam video yang diterima, terlihat seorang penumpang pria melakukan aksi nekat dari atas geladak kapal saat berada di laut lepas, akibat dugaan mengalami tekanan mental atau depresi.
Begitu melihat melakukan aksi nekat ke perairan, petugas kapal dengan sigap mengambil langkah darurat dengan melemparkan ban penyelamat (lifebuoy) tepat ke arah korban yang terombang-ambing di tengah gelombang.
Sosok pria mengenakan pakaian biru itu sempat terlihat mengapung sendirian di lautan bebas.
Korban kemudian berhasil meraih pelampung yang dilemparkan dan berenang mendekati lambung kapal.
Melalui koordinasi cepat antara kru kapal dan para penumpang, korban akhirnya berhasil dievakuasi naik secara selamat melalui dek kendaraan.
Baca juga: Cerita Dompet Hilang, Dukun, hingga Mediasi, di Balik Aksi Nekat GR Serang Anggota Polsek Soropia
Meski tampak lemas, syok, dan linglung usai dievakuasi, kondisi fisik korban dipastikan selamat tanpa luka serius.
Petugas ASDP bersama penumpang lain segera memberikan pertolongan pertama, termasuk menyediakan air minum serta menenangkan kondisi psikologis korban yang masih terguncang.
Sementara itu, salah satu penumpang berinsial PA, membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi di atas kapal, pria tersebut diduga depresi.
"Iya depresi, kejadiannya jam 11.00 Wita,” singkatnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)