Gracia Karin Tanwijaya Bawa Pulang Perak dari Kejuaraan Hapkido Asia 2026 di Hong Kong
Gryfid Talumedun August 16, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID — Merah Putih kembali berkibar di panggung olahraga Asia. 

Atlet Hapkido Indonesia asal Sulawesi Utara, Gracia Karin Tanwijaya, sukses mempersembahkan medali perak pada 3rd Asian Hapkido Championships & 3rd Asian Youth Hapkido Championships 2026 di Hong Kong.

Karin meraih posisi runner-up pada kategori Daeryun Female Senior Under 55 Kg yang digelar Sabtu (15/8/2026).

Baca juga: Kezia Tesalonika Umboh Bawa Pulang Emas Kejuaraan Hapkido Asia 2026

Dalam persaingan kelas tersebut, Karin harus berhadapan dengan sejumlah petarung dari Asia, termasuk wakil tuan rumah Hong Kong dan Thailand.

Hasil pertandingan menempatkan atlet Thailand, Thitikan Kaewjaroen, sebagai peraih medali emas.

Karin berada di posisi kedua dan berhak membawa pulang medali perak, sementara dua atlet Hong Kong melengkapi podium di peringkat ketiga.

Momen membanggakan terlihat saat Karin berdiri di podium sambil membentangkan Bendera Merah Putih.

Prestasi tersebut sekaligus menambah daftar pencapaian atlet Sulawesi Utara di pentas Hapkido internasional.

Bukan Prestasi Instan

Medali perak di Hong Kong bukanlah hasil yang datang secara tiba-tiba.

Sebelumnya, Karin telah menunjukkan kemampuannya di 2nd South East Asia Hapkido Championship 2025 di Yogyakarta.

Dalam ajang tersebut, ia berhasil meraih medali emas untuk Indonesia.

Karin bahkan mampu melewati persaingan ketat dengan atlet-atlet Indonesia yang sebelumnya merupakan peraih emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Setahun kemudian, level persaingan Karin meningkat.

Dari juara di kawasan Asia Tenggara, ia kini mampu menembus partai puncak kejuaraan tingkat Asia.

Capaian ini menjadi bukti bahwa Karin semakin matang menghadapi persaingan internasional.

Kadispora Sulut Apresiasi Prestasi Karin

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Utara Audy Pangemanan memberikan apresiasi atas keberhasilan Gracia Karin Tanwijaya membawa pulang medali perak dari Kejuaraan Hapkido Asia 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Indonesia sekaligus Sulawesi Utara. Prestasi Karin juga dinilai menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk tampil di level internasional.

“Kami memberikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi Gracia Karin Tanwijaya. Medali perak di Kejuaraan Asia merupakan capaian yang membanggakan dan menjadi motivasi bagi atlet-atlet Sulawesi Utara lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Audy.

Ia berharap pencapaian Karin dapat menjadi pemacu bagi pembinaan olahraga, khususnya cabang bela diri, agar semakin banyak atlet Sulut yang mampu menembus kompetisi nasional hingga internasional.

Keberhasilan Karin juga memperpanjang catatan atlet Hapkido Sulawesi Utara yang mengharumkan nama Indonesia.

Pada kejuaraan Asia Tenggara 2025, tiga atlet asal Sulut, yakni Karin Tanwijaya, Kezia Tesalonika Umboh dan Andreas Andre Waturandang, sama-sama menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.

Kini, para atlet Sulut kembali tampil di level Asia. Bahkan, Kezia Tesalonika Umboh juga berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Hapkido Asia 2026 di Hong Kong.

Prestasi tersebut menunjukkan pembinaan Hapkido di Sulawesi Utara mulai mampu menghasilkan atlet yang bersaing di level internasional.

Bagi Karin, medali perak di Hong Kong menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.

Dari arena nasional, kemudian berjaya di Asia Tenggara, hingga akhirnya menembus final Kejuaraan Asia.

Karin juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling yang terus memberikan dukungan dan semangat bagi perkembangan atlet-atlet bela diri Sulut.

Kini, nama Gracia Karin Tanwijaya kembali tercatat di panggung olahraga Asia.

Dari Sulawesi Utara, Karin bertarung membawa nama Indonesia.

Dari Hong Kong, Merah Putih kembali berkibar di podium Asia. (Ren)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.