Jakarta (ANTARA) - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (16/8), turut diwarnai kepedulian masyarakat terhadap warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7.
Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan Monas untuk menyaksikan berbagai persiapan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Bagi mereka, makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
Salah seorang warga Jakarta, Tiara (22), yang datang ke kawasan Monas, memandang momen peringatan kemerdekaan tahun ini sebagai saat yang tepat untuk merefleksikan harapan bagi Indonesia sekaligus mendoakan masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.
Di tengah sukacita menyambut HUT RI, Tiara mengakui pikirannya turut tertuju kepada masyarakat di NTT yang tengah menghadapi dampak gempa bumi. Ia menyampaikan belasungkawa serta berharap para korban diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Karena Indonesia kan baru aja bencana, khususnya di daerah NTT. Untuk saudara-saudara kita di sana, pertama, aku mau ucapkan belasungkawa, dan semoga orang yang terkena musibah diberi keikhlasan, lapang dada, dan tentunya diharapkan pemerintah setempat juga bisa memberikan bantuan untuk warga-warga, teman-teman kita di NTT sana," ucap Tiara di Monas pada Minggu,
Bagi Tiara, semangat kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa. Di saat sebagian masyarakat merayakan hari kemerdekaan, ada saudara sebangsa yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral.
Dia pun menyampaikan harapannya agar Indonesia di usia ke-81 semakin maju, dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kepentingan rakyat.
"Semoga Indonesia semakin lebih maju lagi, tidak ada korupsi-korupsi di negara ini, semua korupsi diberantas, dan pastinya semua akan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Tiara.
Selain itu, dia juga berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat, antara lain dengan terbukanya lebih banyak lapangan pekerjaan dan terpenuhinya kebutuhan pokok secara layak.
"Yang penting, semua masyarakat Indonesia dapat bekerja dengan aman dan juga tidak ada kekhawatiran mengenai kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Pekerjaan, lapangan pekerjaan semakin banyak," ungkap Tiara.
Tak lupa, Tiara turut menyampaikan harapan sederhana namun tegas untuk Indonesia pada usia ke-81. Ia menginginkan agar kemerdekaan juga dimaknai sebagai momentum untuk terus memperbaiki kehidupan masyarakat dan membangun pemerintahan yang lebih bersih.
"Satu kalimat untuk Indonesia merdeka, pastinya, untuk pertama, bebas korupsi aja dulu," pungkas Tiara.





