TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kolonel Infanteri Priyo Handoyo akan memimpin pasukan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Priyo yang kini menjabat Komandan Kodim (Dandim) 0733/Kota Semarang terpilih sebagai Komandan Upacara untuk peringatan kemerdekaan tahun ini.
Kabar penunjukan Priyo disampaikan Kodim 0733/Kota Semarang melalui akun Instagram resminya, @kodim_0733_semarang, Sabtu (15/8/2026).
Dalam upacara tersebut, Priyo akan memimpin pasukan dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara.
Sebagai Komandan Upacara, Priyo akan berada di garis depan pelaksanaan prosesi. Ia memimpin pasukan, menjalankan tugas komando, serta menyampaikan laporan kepada Inspektur Upacara.
Kesiapan barisan, ketepatan gerak, sikap pasukan, dan ketertiban selama prosesi menjadi bagian dari pelaksanaan tugas yang berada dalam komandonya.
Prabowo sendiri memiliki latar belakang militer. Presiden merupakan purnawirawan TNI dan pernah menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Hal itu bisa membuat tugas Priyo di Istana memiliki dimensi tersendiri: ia akan memimpin pasukan dalam upacara kenegaraan di hadapan Presiden yang juga memiliki latar belakang militer.
Namun, penugasan di Istana bukan awal perjalanan Priyo sebagai perwira TNI Angkatan Darat.
Baca juga: Daftar Komandan Upacara 17 Agustus di Istana dari Tahun 2015 hingga 2025, Ada Eks Pengawal Jokowi
Priyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 2003 dari kecabangan Infanteri.
Pada awal kariernya, ia pernah bertugas di Kaimana, Papua. Ia kemudian kembali menjalani penugasan di wilayah Papua sebelum menyelesaikan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2017.
Perjalanan dinasnya kemudian berlanjut pada tugas komando satuan.
Pada 2020-2022, Priyo menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 613/Raja Alam.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Komandan Kodim (Dandim) 0908/Bontang pada 2022.
Priyo kemudian menjalani penugasan sebagai perwira menengah di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) pada 2023-2025.
Pada 2025, ia dipercaya menjabat Dandim 0733/Kota Semarang.
Jabatan tersebut masih diembannya ketika penunjukannya sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 RI diumumkan.
Penugasan itu membawa Priyo dari tugas teritorial di Semarang ke salah satu prosesi kenegaraan utama di tingkat nasional.
Pada pagi 17 Agustus 2026, ia akan memimpin pasukan dalam upacara peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka.
Dalam struktur upacara, posisi Priyo sebagai Komandan Upacara berbeda dengan Prabowo sebagai Inspektur Upacara. Priyo bertugas memimpin pasukan dan menjalankan komando di lapangan, sedangkan Presiden memimpin upacara secara keseluruhan sebagai Inspektur Upacara.
Salah satu momen penting adalah ketika Komandan Upacara menyampaikan laporan kepada Inspektur Upacara sebelum rangkaian pokok dimulai.
Setelah itu, prosesi berlanjut dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga pembacaan teks Proklamasi.
Posisi tersebut membuat Priyo menjadi salah satu sosok yang mudah terlihat selama prosesi berlangsung.
Perjalanan kariernya pun sampai pada satu tugas yang berbeda dari penugasan sebelumnya.
Dari Kaimana dan sejumlah penugasan di Papua, memimpin Yonif Raider 613/Raja Alam, menjadi Dandim Bontang, hingga memimpin Kodim 0733/Kota Semarang, Priyo kini mendapat tugas memimpin pasukan dalam upacara kemerdekaan di Istana.
Pada 17 Agustus 2026, ia akan berdiri sebagai Komandan Upacara dalam salah satu prosesi kenegaraan yang disaksikan langsung Presiden dan masyarakat melalui siaran upacara.