TRIBUNGORONTALO.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, memiliki jadwal berbeda dengan upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.
Jika prosesi utama di Jakarta mengikuti detik-detik Proklamasi, upacara di kawasan ibu kota baru justru dimulai lebih awal, yakni pada Senin (17/8/2026) pukul 07.30 Wita atau 06.30 WIB. Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menjelaskan penyesuaian waktu dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi cuaca di Nusantara yang cenderung lebih terik apabila upacara dimulai mendekati siang.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Senin 17 Agustus 2026: Kabupaten Gorontalo, Boalemo dan Bone Bolango Berawan
Menurutnya, apabila jadwal di IKN dipaksakan mengikuti waktu pelaksanaan detik-detik Proklamasi di Jakarta, peserta harus mengikuti upacara saat suhu udara sudah jauh lebih panas.
"Karena pertama kita awal memulai lebih pagi, jam 07.30 kita mulai. Kalau kita menyesuaikan detik-detik proklamasi dengan Jakarta itu memang agak panas banget di sini," ujar Thomas kepada wartawan di IKN, Minggu (16/8/2026) malam.
Meski waktu pelaksanaannya berbeda, Otorita IKN memastikan rangkaian peringatan nasional tetap diikuti.
Setelah prosesi pengibaran bendera selesai, seluruh peserta akan menyaksikan jalannya upacara dari Istana Merdeka melalui siaran langsung.
"Tetapi kita setelah upacara kita akan bergabung live streaming dengan Istana di Jakarta," katanya.
Berbeda dengan tahun-tahun ketika Presiden memimpin upacara di Nusantara, kali ini seremoni di IKN dipusatkan di Plaza Seremoni dan dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.
Thomas mengatakan lokasi tersebut dipilih karena tata cara pelaksanaan upacara mengatur bahwa halaman Istana Negara IKN hanya digunakan apabila Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai inspektur upacara.
"Kalau di depan Istana Negara kalau dipimpin oleh Bapak Presiden. Karena dipimpin oleh Kepala Otorita, maka kita di Plaza Seremoni. Itu sudah merupakan protap yang harus kami taati sebagaimana aturan," jelasnya.
Sementara itu, pusat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, dengan Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Rangkaian kegiatan dihadiri pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, duta besar negara sahabat, serta ribuan masyarakat yang memperoleh undangan untuk menyaksikan prosesi secara langsung.
Tahun ini, sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 38 provinsi mendapat tugas mengibarkan Sang Merah Putih.
Mereka sebelumnya telah dikukuhkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara.
Sebelum upacara utama dimulai, agenda diawali dengan Kirab Bendera Sang Merah Putih dan Teks Proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka, dilanjutkan pertunjukan seni yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.
Masyarakat yang tidak berada di Jakarta tetap dapat mengikuti seluruh prosesi secara daring melalui layanan live streaming yang disediakan pemerintah, mulai dari kirab, upacara pengibaran bendera hingga rangkaian acara kenegaraan lainnya.
(*)