HUT ke-81 RI di Kuala Kencana, PTFI Tegaskan Keselamatan Jiwa Utama
Marius Frisson Yewun August 17, 2026 11:29 AM

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di Alun-alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Mengusung tema "One Freeport untuk Indonesia", upacara tersebut diikuti sekitar 440 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai divisi PTFI di dataran rendah.

Direktur dan Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Oscar Ronald Wamafma, bertindak sebagai inspektur upacara.

Baca juga: Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Strategi Percepatan Pembentukan Kejati Papua Tengah

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas merupakan perwakilan karyawan dan karyawati lintas departemen PTFI, serta pelajar terpilih dari Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) Kuala Kencana dan Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP).

Upacara di Kuala Kencana juga terhubung secara daring dengan pelaksanaan upacara di Tembagapura, Nabire, Gresik dan Jakarta.

Dalam amanatnya, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas yang disampaikan dari Tembagapura menegaskan bahwa keselamatan jiwa merupakan prinsip utama yang tidak dapat ditawar dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.

Baca juga: Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Strategi Percepatan Pembentukan Kejati Papua Tengah

Tony mengajak seluruh keluarga besar PTFI mengenang tujuh pekerja yang meninggal dunia dalam insiden luncuran material basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave pada 8 September 2025.

"Peristiwa ini meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Freeport Indonesia. Mari kita mengenang dengan penuh rasa hormat atas jasa, dedikasi dan pengabdian mereka," kata Tony.

Menurut Tony, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa tidak ada yang lebih berharga daripada keselamatan jiwa.

Baca juga: Mirza Ardiyansyah Sukses Bentangkan Bendera di HUT RI ke-81 di Kabupaten Jayapura

Setiap pencapaian dan keberhasilan operasional, kata dia, hanya memiliki makna apabila seluruh pekerja dapat kembali ke rumah dengan aman dan berkumpul bersama keluarga.

Sesaat setelah insiden terjadi, seluruh kegiatan operasional perusahaan dihentikan untuk memprioritaskan pencarian dan penyelamatan pekerja yang terjebak.

"Jiwa manusia jauh lebih bernilai dibandingkan operasional perusahaan," tegasnya.

Tony mengatakan pengalaman tersebut harus menjadi penguat bagi seluruh pekerja untuk membangun budaya keselamatan yang semakin kokoh, disiplin dan saling mengingatkan.

Baca juga: Cetak Sejarah, 18 Anak Numfor Kibarkan Merah Putih di Tanah Kelahiran

Nilai Safety, Commitment, Respect and Excellence (SCORE), lanjutnya, bukan sekadar slogan, tetapi harus diterapkan dalam setiap keputusan, tindakan dan cara kerja.

Selain keselamatan operasional, Tony juga menyinggung tantangan keamanan yang dihadapi PTFI sepanjang 2026.

Ia menyampaikan duka atas meninggalnya dua pekerja dalam peristiwa penembakan.

"Kesembilan orang yang telah gugur mendahului kita bukan hanya sekadar karyawan. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia," ujarnya.

Tony juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Satgas Operasi Damai Cartenz dan seluruh pihak yang membantu menjaga keamanan di wilayah kerja PTFI.

Baca juga: Cetak Sejarah, 18 Anak Numfor Kibarkan Merah Putih di Tanah Kelahiran

Delapan Paskibra PTFI Dataran Rendah

Sebanyak delapan anggota Paskibra PTFI dataran rendah bertugas dalam rangkaian upacara HUT ke-81 RI.

Mereka terdiri dari karyawan PTFI serta pelajar YPJ dan SATP.

Untuk pembawa baki pagi, PTFI menugaskan Verena Calysta Suryanegara dari YPJ dengan cadangan Dora Wamafma dari karyawan.

Pembawa baki pada sore hari nantinya adalah Susan Anna Manuella Kubuan dari YPJ dengan cadangan Annisa Azzahra Almuntadzar dari YPJ.

Baca juga: Kumpulan Link Twibbon HUT ke-81 RI, Bisa Dibagikan ke Media Sosial

Pembentang bendera pagi yakni Tito Estomihi Putranta Barus dari YPJ, sedangkan sore Yanhe F. Rumbekwan dari karyawan.

Komandan kelompok pagi Gede Rajendra Nagastya Wikerta dari YPJ dan sore Valen Murib dari SATP.

Sementara pengerek bendera pagi Satya Bima Aditya Permana dari YPJ dan sore Muhammad Muzayyan Akhtar dari YPJ.

Para Paskibra tersebut dilatih Kepala Pelatih Letda Kav. Anzwar Keli, S.TR (HAN) dari Denkav 3/SC. (*)

 

FREEPORT INDONESIA - Suasana upacara HUT ke-81 RI PT Freeport Indonesia (PTFI) di Alun-alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026). Upacara mengusung tema "One Freeport untuk Indonesia" dan diikuti sekitar 440 peserta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.