Harga Toncoin Anjlok 62%, Apakah Masih Layak Dibeli?
Arthur Gideon August 17, 2026 12:00 PM

 

Liputan6.com, Jakarta - Harga Toncoin kini berada di US$ 1,3260, turun sekitar 62,5 persen dari level tertingginya dalam setahun yang mencapai US$ 3,5328 pada Agustus 2025. Penurunan tajam ini membuat Toncoin terlihat lebih murah, tetapi belum tentu berarti harganya sudah mencapai titik terendah.

Bagi investor yang baru mulai berinvestasi di aset kripto, kondisi tersebut menjadi hal penting untuk dipahami. Harga yang sudah turun jauh bukan otomatis berarti sebuah aset siap naik kembali. Ada kemungkinan harga masih melanjutkan penurunan jika tekanan jual tetap tinggi.

Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (17/8/2026), data harga yang digunakan dalam analisis ini berasal dari CoinMarketCap per 14 Agustus 2026. Dari pergerakan harga selama setahun terakhir, Toncoin masih berada dalam tren melemah.

Harga Toncoin saat ini juga hanya sekitar 10 persen di atas level terendah dalam 12 bulan terakhir, yakni US$ 1,2022 yang tercatat pada 2 Maret 2026. Artinya, jarak antara harga sekarang dan titik terendah tersebut masih cukup dekat.

Sebaliknya, untuk kembali ke level tertingginya di US$ 3,5328, Toncoin harus mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat.

Kondisi ini membuat posisi Toncoin cukup menarik sekaligus berisiko. Di satu sisi, harganya sudah turun sangat dalam. Namun di sisi lain, belum ada tanda kuat bahwa tren penurunan telah benar-benar berakhir.

 

 

Perkembangan Positif

Ilustrasi Toncoin. (Gambar by AI)
Ilustrasi Toncoin. (Gambar by AI)

Salah satu cara sederhana untuk melihat kondisi Toncoin adalah membandingkan harga sekarang dengan rata-rata pergerakannya dalam beberapa bulan terakhir.

Saat ini, harga Toncoin berada di bawah rata-rata harga 50 hari dan 200 hari. Sederhananya, kondisi tersebut menunjukkan harga Toncoin masih lebih rendah dibandingkan harga rata-rata dalam beberapa periode sebelumnya.

Ini menjadi tanda bahwa pasar masih cenderung berhati-hati terhadap Toncoin.

Namun, ada sedikit perkembangan positif. Harga Toncoin sudah beberapa bulan bertahan di atas level terendah US$ 1,2022. Artinya, meski mengalami tekanan, penjual belum berhasil mendorong harga ke titik terendah baru.

Indikator lain yang digunakan untuk melihat apakah sebuah aset sudah terlalu banyak dijual juga belum menunjukkan kondisi ekstrem. Dengan kata lain, Toncoin memang mengalami tekanan, tetapi belum berada dalam kondisi yang biasanya disebut "jenuh jual".

Bagi investor pemula, kondisi ini bisa diartikan sederhana: Toncoin memang sudah turun banyak, tetapi belum ada sinyal kuat bahwa harga akan langsung berbalik naik.

Karena itu, membeli hanya karena harga terlihat murah tetap memiliki risiko.

 

Minat Investor Belum Tinggi

Ilustrasi Toncoin. (Gambar by AI)
Ilustrasi Toncoin. (Gambar by AI)

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah aktivitas perdagangan Toncoin. Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi tercatat sekitar US$ 35,6 juta.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan Toncoin dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini menunjukkan minat investor terhadap Toncoin saat ini belum terlalu tinggi.

Bagi investor, volume perdagangan yang rendah perlu diperhatikan karena harga bisa bergerak lebih cepat ketika jumlah pembeli dan penjual tidak terlalu banyak.

Toncoin sendiri memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 3,66 miliar dan berada di peringkat ke-22 di antara aset kripto. Namun, posisi tersebut belum diikuti dengan aktivitas perdagangan yang tinggi.

Dari sisi pasokan, sekitar 2,758 miliar Toncoin telah beredar dari total pasokan sekitar 5,231 miliar. Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki jumlah maksimum 21 juta koin, Toncoin tidak memiliki batas maksimum pasokan yang tetap.

 

Jadi, apakah Toncoin layak dibeli sekarang?

Jawabannya belum bisa dipastikan. Harga yang sudah turun 62,5 persen memang membuat Toncoin terlihat menarik bagi investor yang mencari aset dengan harga lebih rendah. Namun, tren harga masih menunjukkan tekanan dan belum ada tanda kuat bahwa penurunan sudah berakhir.

Bagi investor pemula, pendekatan yang lebih hati-hati adalah tidak terburu-buru membeli hanya karena harga sudah turun. Pelajari proyeknya, pahami risikonya, dan gunakan dana yang memang siap menghadapi kemungkinan harga kembali turun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.