Geram dan Sedih, Kepala BGN Buka Suara Saat Jenguk Siswi Korban Keracunan MBG Berastagi di ICU
Sinta Darmastri August 17, 2026 12:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, tertahan saat menjenguk seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi di Rumah Sakit Umum (RSU) Medan pada Jumat (15/8/2026). Siswi tersebut merupakan salah satu korban yang diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo.

Sudaryono menjelaskan bahwa korban telah mendapatkan perawatan intensif selama dua hari di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Haji. Meski kondisinya mulai menunjukkan perbaikan, penanganan ketat masih terus dilakukan.

"Hari ini sudah lebih baik, tapi memang pasien masih di ICU. Saya berharap sesegera mungkin bisa betul betul membaik satu dua hari ini, ya satu hari kalau bisa," ujar Sudaryono selepas melakukan peninjauan.

Insiden ini memicu respons tegas dari kepemimpinan BGN. Tanpa ragu, Sudaryono langsung melayangkan ultimatum keras kepada seluruh jajaran pengelola 27.000 dapur MBG yang tersebar di wilayah Indonesia agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Baca juga: Susanah Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Aslinya Penjahit & Pegawai MBG, Ipar: Dia Pasti Kaget

"Ini masalah nyawa seseorang, kau bayangkan (korbannya) itu adikmu, kau bayangkan itu anakmu, kau bayangkan itu, jadi mohon maaf perasaan saya antara sedih dan marah. Marah sama keadaan sedih sama keadaan," ujar Sudaryono.

Ia menegaskan tidak ada ruang kompromi sedikit pun jika kasus keracunan makanan kembali terjadi di kemudian hari. Sanksi tegas siap dijatuhkan, mulai dari penghentian sementara (suspend) operasional dapur penyedia, pencopotan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga usulan pemecatan tidak dengan hormat bagi kepala dapur yang berstatus ASN.

"Bukan masalah jumlah berapa yang keracunan, tapi satu orang pun tidak boleh. Tidak ada keracunan, jadi saya sudah ingatkan semua ke jajaran BGN ini untuk tidak main-main lagi. Kalau kau kemarin main-main, mohon maaf lah, yang ini kita tidak main-main lagi," katanya.

Baca juga: Jeritan Hati Orang Tua Siswa SMAN 1 Berastagi ke Kepala BGN, Usai Anak Jadi Korban Keracunan MBG

Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap Makanan MBG

Peristiwa memprihatinkan ini bermula pada Kamis (13/8/2026). Ratusan pelajar dari SMA Negeri 1 Berastagi, SMA Bersama, dan SMK Negeri 1 Berastagi mendadak mengalami masalah kesehatan serius seusai mengonsumsi sajian dari program MBG.

Hingga Jumat (14/8/2026), data mencatat sebanyak 353 siswa mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, pusing, hingga tubuh lemas tak berdaya. Para korban langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RS Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, RSU Kabanjahe, dan Puskesmas Berastagi.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Sumatera Utara Cabang Kabanjahe, Zulkarnain Barus, mengonfirmasi kejadian yang menimpa para pelajar tersebut.

"Betul ada peristiwa keracunan di sekolah. Ini saya di lokasi sedang menangani. Untuk jumlah siswa yang keracunan belum dapat disampaikan," ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (13/8/2026).

Hingga saat ini, penyebab pasti dari gangguan kesehatan massal tersebut masih dalam penyelidikan. Pihak berwenang dan tim medis masih menunggu hasil uji laboratorium resmi untuk memastikan pemicu utama dugaan keracunan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.