Aksi ODGJ Hampir Mengganggu Upacara HUT ke-81 RI di Alun-Alun Indramayu
Kemal Setia Permana August 17, 2026 01:11 PM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Aksi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) hampir menganggu upacara peringatan HUT RI di Alun-Alun Indramayu, Jalan Letjen S Parman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).

Peristiwa itu tampak terjadi tepat ketika Paskibraka Kabupaten Indramayu mengibarkan bendera merah putih, dan ratusan orang yang mengikuti upacara memberikan hormat.

ODGJ berjenis kelamin perempuan itu tiba-tiba merangsek dari arah belakang saat Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang memimpin upacara di area Alun-Alun Indramayu.

Selain itu, ODGJ yang mengenakan baju merah itu tampak langsung menghampiri Lucky yang tengah berdiri menghadap ratusan peserta upacara yang terdiri dari pelajar, TNI, Polri, hingga lainnya.

Namun, petugas gabungan yang bersiaga tampak bertindak cepat menghalau ODGJ tersebut, kemudian langsung mengamankannya ke areal belakang Alun-Alun Indramayu.

Beruntung, kesigapan petugas gabungan mengamankan ODGJ tersebut membuat prosesi upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Indramayu tetap berjalan secara khidmat hingga selesai.

Baca juga: Polisi Temukan Pelajar di Bawah Umur dan 19 Botol Miras dalam Razia Tempat Hiburan Malam di Cirebon

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengatakan kesigapan petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, hingga lainnya berhasil mengatasi insiden itu, sehingga tak mengganggu upacara.

"Sempat ada insiden sedikit, tetapi alhamdulillah kesigapan petugas dari TNI, Polri, dan Satpol PP di lokasi berhasil mengevakuasi orang tersebut secara cepat," kata Tarno saat ditemui usai upacara di Alun-Alun Indramayu, Senin (17/8/2026).

Pihaknya pun menyampaikan permohon maaf apabila kejadian semacam itu mengurangi kekhidmatan upacara peringatan HUT RI yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu.

Saat kejadian, ODGJ tersebut merangsek ke depan dan berniat memeluk Bupati Lucky Hakim yang menjadi inspektur upacara, tetapi berhasil dicegah oleh petugas gabungan. 

"Alhamdulillah, tidak sampai (memeluk bupati), karena petugas yang bersiaga bertindak cepat untuk mengamankannya, dan saat kejadian juga hampir semuanya fokus mengikuti upacara," ujar Tarno.

Tarno mengaku belum mendapatkan laporan detail mengenai ODGJ tersebut, karena langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Ia pun memastikan seluruh penanganan terhadap ODGJ itu dilaksanakan secara humanis, dari mulai dirangkul saat hendak memeluk bupati hingga dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulans.

"Penindakannya tetap humanis, meski sepintas hampir mengganggu upacara, tetapi alhamdulillah petugas gabungan bertindak cepat, dan bisa langsung mengevakuasinya," kata Tarno. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.