Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Gempa bumi bermagnitudo 5,8 yang berpusat di Mbay Kabupaten Nagekeo dirasakan warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin 17 Agustus 2026 pagi.
Akibat guncangan ini, Peserta rapat penanganan kesehatan untuk korban gempa Flores yang berlangsung di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka berhamburan keluar gedung.
Rapat yang dipimpin Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, sempat ditunda beberapa saat karena peserta rapat lari berhamburan keluar gedung.
"Teman-teman yang berkumpul di dalam semuanya pada lari, pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Bupati dan kadis kesehatan, yang di dalam ruangan keluar dari ruangan, " Kata Laurensius Laro, Kepala Puskesmas Kojagete.
Baca juga: Rela Naik Truk, Perjalanan Frederikus dari Ende ke Bajawa Usai Gempa Flores
Beberapa saat kemudian, rapat tersebut kembali digelar yang hadiri Wakil Bupati Sikka, Kadis Kesehatan dan kepala puskesmas se-kabupaten Sikka dan para tenaga kesehatan.
Meski demikian, beberapa nakes mengikuti rapat sambil berdiri dibawah pohon dan teras-teras gedung Dinas Kesehatan Sikka untuk mendengarkan arahan dari Wakil Menteri Kesehatan.
Usai menggelar rapat di Kantor Dinas Kesehatan, Wakil Menteri Kesehatan meninjau pasien yang tengah menjalani perawatan medis di bawah tenda di Rumah Sakit Kewapante.
Kepanikan juga dirasakan warga yang tengah mengungsi di gelora Samador Maumere, namun sesaat kemudian situasi kembali kondusif dan kembali beraktifitas meski ditengah kekhawatiran. (awk)