Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan Pameran Pembangunan tingkat Provinsi NTT yang berlangsung selama 10 hari di Kota Kupang tidak mungkin dihentikan.
Menurut Melki, dalam Pameran Pembangunan ini melibatkan lebih dari 600 UMKM. Ia berkata, Pameran Pembangunan harus tetap dilakukan karena masyarakat yang melakukan usaha atau menjajakan jualan di tempat itu juga membutuhkan pergerakan ekonomi.
"Kenapa kami tidak mungkin hentikan, karena di Pameran itu melibatkan lebih dari 600 UMKM. Masyarakat juga butuh mendapat keuntungan, dari keuntungan kegiatan termasuk UMKM kita minta bantu untuk masyarakat di Flores," ujarnya, Senin (17/8/2026) usai memimpin apel HUT ke-18 RI di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT.
Dia menyebutkan, tema Pameran Pembangunan kali ini juga menyangkut Peduli Gempa Flores. Pada akhir Pameran Pembangunan, kata dia, akan diumumkan total donasi masyarakat untuk penanganan gempa bumi di Flores.
Menurut Melki, Pemerintah Provinsi NTT dalam tahap pertama mengirim 17 truk bantuan berbagai macam kebutuhan ke Flores menggunakan armada ASDP dari Kupang. Bantuan itu, akan terus dikirim dan disalurkan ke semua wilayah terdampak.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Undana Tanamkan Semangat Kebangsaan Bagi Mahasiswa
Sebelumnya, Melki menyampaikan pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI tingkat Provinsi NTT hanya untuk penyelenggaraan apel dan meniadakan acara lain seperti hiburan atau atraksi sebagaimana biasanya.
Apel pada Senin (17/8/2026) pagi di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur dipimpin Gubernur NTT Melki Laka Lena. Tamu undangan yang hadir mengenakan pakaian adat khas NTT.
"Kami selenggarakan secara khidmat dan sederhana, khusus hanya upacara bendera saja. Tidak ada acara apapun pasca upacara bendera, tanpa ada tos kenegaraan," kata Melki.
Mantan Anggota DPR RI ini berkata, upacara sederhana juga dilakukan pada semua daerah di Pulau Flores. Melki mengaku, bantuan Pemerintah Provinsi juga telah diberangkatkan menggunakan kapal ASDP sejak, Minggu (16/8/2026) malam. Rencananya kapal itu akan tiba hari ini di Ende dan selanjutnya dilakukan penyaluran.
"Ini bantuan pertama dari Pemda Provinsi, akan ada lagi bantuan kedua dan seterusnya. Belum lagi dari Pemerintah Pusat, sudah masuk 50 ribu dari Pak Presiden Prabowo Subianto, sudah disebar juga," katanya.
Melki mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama tim akan tiba di Flores, Selasa (18/8/2026). Hari ini, kata dia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Pangdam Udayana tiba untuk membantu penanganan korban gempa bumi.
Sementara itu, Melki menyampaikan bahwa bantuan dari Makassar dan Pemerintah Provinsi serta masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Pemprov Jawa Tengah tengah dalam perjalanan menuju Flores.
"Tenaga medis, cukup banyak kepedulian yang ada di seluruh Indonesia, lembaga swasta juga terus mendukung kita di Flores," kata Melki.
Menurut dia, saat ini Pemerintah juga sedang melakukan pendataan secara detail kerusakan infrastruktur agar dilakukan perbaikan setelah tahap tanggap darurat.
"Sampai saat ini jalan semua sudah terbuka, akses darat semua sudah dibuka," kata Melki.
Waketum DPP Golkar itu mengatakan, khusus Pulau Palue, Pemerintah baru mendapat laporan pada Minggu malam. Sejak Senin ini, penanganan darurat di wilayah itu dilakukan, termasuk membawa alat berat untuk membantu penanganan.
Melki mengajak masyarakat NTT agar optimistis menghadapi musibah ini. Dia meminta publik gotong royong membantu penanganan peristiwa ini.
"Kita bisa melewati badai sejarah apapun, yang penting kita sama-sama dan gotong royong. Kalau kita sama-sama, gempa Flores, kita akan lalui dengan baik," ujarnya. (fan)