TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Yogyakarta diwarnai aksi unjuk rasa dari kalangan Aliansi Mahasiswa Papua, pada Senin siang (17/8/2026).
Massa aksi membawa bendera bertuliskan Aliansi Mahasiswa Papua sembari menyampaikan aspirasinya di simpang Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Aksi unjuk rasa ini diwarnai saling dorong antara gabungan aparat dengan para pengunjuk rasa.
Berdasarkan pantauan reporter Tribunjogja.com di lapangan, aksi saling dorong itu didasari para pengunjukrasa yang ingin menyampaikan pendapatnya di Nol Km Yogyakarta.
Namun aparat gabungan bersama beberapa organisasi masyarakat (ormas) menghalau upaya tersebut.
Baca juga: 43 Napi di Rutan Kelas IIB Wates Kulon Progo Terima Remisi HUT Ke-81 RI, 2 Napi Bebas
“Aksi titik kami di Nol Km Yogyakarta, tapi Polisi menyampaikan ada kegiatan karnaval di Nol Km Yogyakarta, tapi anggota kami cek ke sana nggak ada (kegiatan),” tutur salah satu orator.
Di tengah terik matahari, para pengunjuk rasa tetap berusaha untuk mendobrak barikade aparat kepolisian.
“Free West Papua, Free West Papua. Aksi kami hari ini sah secara hukum sudah mengajukan surat pengajuan perizinan penyampaian pendapat,” ungkap orator.
Dia juga menyoroti bahwa kolonialisme yang dianggap mati seusai penjajahan, nyatanya masih tumbuh subur di bangsa ini.
“Kolonialisme sekarang mengerucut sah dalam peraturan-peraturan. Kemiskinan dibiarkan, konsentrasi kekayaan berpusat pada segelintir orang itu,” tegas Orator. (*)