Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, Senin (17/8/2026), berlangsung sukses.
Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam prosesi tersebut adalah saat pengambilan Bendera Merah Putih dari panggung utama.
Tugas penting itu dipercayakan kepada Saskia Stalindria, siswi SMA Negeri 1 Bireuen, yang terpilih menjadi pembawa baki di antara 35 anggota Paskibraka lainnya.
Berdasarkan pantauan Serambinews.com, Saskia menjalankan tugas tersebut dengan lancar dan penuh tanggung jawab.
Ia tampak tenang saat membawa baki dan menyerahkan Bendera Merah Putih dalam prosesi pengibaran.
Usai upacara, Saskia mengatakan kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh ketelitian.
Sebagai pembawa baki, ia harus mampu menjaga sikap, langkah dan ketenangan selama prosesi berlangsung.
Berdiri di hadapan pejabat daerah, peserta upacara dan masyarakat pada momentum peringatan kemerdekaan menjadi kehormatan sekaligus tantangan tersendiri baginya.
“Awalnya sempat deg-degan, tetapi harus percaya diri agar tugas bisa terlaksana dengan baik,” ujar Saskia.
Siswa kelas XI SMAN 1 Bireuen itu mengaku sejak duduk di bangku SMP telah memiliki keinginan menjadi anggota Paskibraka. Keinginan tersebut akhirnya terwujud pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan pengalaman yang sangat berharga dan kesempatan yang mungkin hanya datang sekali seumur hidup.
Saskia merupakan anak pertama pasangan Syadianto dan Yuliana. Ia mengaku dapat menjalankan tugas tersebut dengan baik berkat dukungan rekan-rekan sesama anggota Paskibraka, tim pelatih, keluarga serta pihak sekolah.
Baca juga: HUT ke-81 RI di Pidie, Bupati Sarjani Pimpin Upacara dan Serahkan Remisi bagi 124 Warga Binaan
Bagi Saskia, Senin, 17 Agustus 2026, menjadi hari bersejarah bagi dirinya, keluarga dan sekolah.
Ia menilai tugas sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Di balik setiap langkah dan gerakan, terdapat kehormatan, tanggung jawab serta kebanggaan sebagai generasi muda yang mendapat kesempatan mengambil bagian dalam peringatan bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Usai upacara, Saskia juga mengikuti sesi foto bersama rekan-rekan Paskibraka dan keluarganya.
Sang ibu, Yuliana, mengaku sangat bahagia melihat putrinya berhasil menjalankan tugas sebagai pembawa baki dengan baik.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga karena Saskia berhasil melaksanakan tugasnya,” ujar Yuliana.
Sementara itu, bagi SMA Negeri 1 Bireuen, keberhasilan Saskia menjadi bagian dari Paskibraka merupakan pencapaian yang diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya.
Pembina Paskibraka Bireuen, Oktavia Sigalingging, S.Pd., M.Pd., mengatakan Saskia bersama anggota Paskibraka lainnya telah sukses menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Saskia bersama rekan lainnya sukses menjalankan tugas tersebut,” ujar Oktavia.
Keikutsertaan Saskia dalam Paskibraka diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, menjunjung disiplin dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai kegiatan positif.