Rangkuman Materi BAB 1 IPAS Kelas 5 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik B: Melihat karena Cahaya
Ayu Wahyuni August 17, 2026 05:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Inilah rangkuman materi BAB 1 IPAS kelas 5 SD semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik B: Melihat karena Cahaya yang dikutip dari YouTube Ayo Jadi Juara.

Rangkuman materi IPAS kelas 5 SD semester 1 Kurikulum Merdeka Topik B membahas proses manusia dapat melihat karena adanya cahaya.

Materi ini mencakup bagian-bagian mata, fungsi setiap bagian mata, proses melihat, hingga berbagai gangguan penglihatan.

Baca juga: Rangkuman Materi BAB 1 IPAS Kelas 5 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik A: Cahaya dan Sifatnya

RANGKUMAN MATERI

Mata bisa melihat karena adanya cahaya yang dipantulkan hingga masuk ke mata dan kemudian diproses dan diterjemahkan oleh mata. Bagian-bagian mata ada yang terlihat dan ada yang tidak terllihat.

Apa sajakah bagian-bagian mata tersebut?

BAGIAN MATA YANG TERLIHAT DAN FUNGSINYA

  • Alis: Melindungi mata kita dari air atau keringat agar tidak masuk ke dalam mata
  • Lipatan mata: Kulit yang melindungi bagian depan bola mata. Berfungsi juga untuk membasahi bagian depan mata dengan air mata saat mengedip.
  • Bulu mata: Melindungi mata kita dari benda asing seperti debu atau kotoran
  • Pupil: Bagian mata di tengah iris. Merupakan celah tempat masuknya cahaya ke bagian dalam mata.
  • Iris: Bagian mata yang berwarna. Berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.
  • Sklera atau selaput putih: Bagian berwarna putih dan keras pada bola mata. Otot-otot yang membuat mata kita bergerak me-nempel pada sklera. Berfungsi juga untuk melindungi bagian penting dalam mata.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Halaman 17 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Jurnal Membaca

MEMBESAR DAN MENGECILNYA PUPIL.

Pupil kita sensitif terhadap cahaya dan memiliki kemampuan untuk membesar dan mengecil mengikuti itensitas cahaya yang masuk ke mata.

  • Saat kalian berada di tempat yang terang, pupil akan mengecil agar cahaya yang masuk dalam mata kalian tidak terlalu banyak.
  • Saat kalian berada di tempat yang gelap, pupil akan membesar untuk memperbanyak cahaya yang masuk ke mata.

BAGIAN DALAM MATA DAN FUNGSINYA.

  • Kornea: Selaput bening yang melindungi bagian depan mata. Berfungsi seperti jendela mata, yaitu tempat masuknya cahaya ke dalam mata.
  • Retina: Selaput yang terletak paling belakang dan peka terhadap rangsang cahaya. Retina menerima cahaya dan menyampaikan informasi pada saraf mata.
  • Lensa: Berfungsi memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina.
  • Otos siliaris: Otot di dekat lensa berfungsi mengubah bentuk lensa mata
  • Saraf mata: Saraf ini meneruskan sinyal bayangan yang ditangkap retina beserta warna dan menghubungkan ke bagian khusus di otak. Otak kemudian menerjemakan sinyal menjadi gambar yang kita lihat.

LENSA MΑΤΑ

Lensa mata memiliki kemampuan menebal dan menipis, menyesuaikan dengan jarak benda dengan mata.

  • Saat melihat benda jauh, lensa mata akan menipis.
  • Saat melihat benda dekat, lensa mata akan menebal.

PROSES MELIHAT

1. Benda memantulkan cahaya ke arah mata kita.
2. Cahaya pun masuk ke dalam kornea dan dibelokkan. Pupil membuka sebagai jalan masuk cahaya.
3. Lensa mata mengarahkan cahaya sehingga bayangan benda jatuh pada retina.
4. Bayangan benda yang ditangkap oleh retina berbentuk terbalik.
5. Ujung-ujung saraf penerima rangsang di retina akan menyampaikan isyarat ini ke otak. Otak pun merespon dan menerjemahkan bayangan yang diterima.
6. Bayangan yang ditangkap dibalikkan kembali oleh otak sehingga kita bisa melihat.

GANGGUAN PENGLIHATAN PADA MANUSIA

Rabun Jauh.

Merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak jauh secara jelas.

Penyebab :

  • Membaca sambil tiduran.
  • Membaca dengan penerangan minim.
  • Terlalu lama melihat televisi, komputer atau buku terlalu dekat.
  • Kurang vitamin A.
  • Faktor keturunan.

Penderita dapat dibantu dengan kacamata minus.

Rabun dekat.

Merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak dekat secara jelas.

Penyebab :

  • Faktor usia, umum terjadi pada usia 40 tahun keatas (mata tua).
  • Faktor keturunan.

Penderita dapat dibantu dengan kacamata rangkap (mata tua) atau kacamata plus (rabun dekat).

Mata silindris.

Merupakan kondisi kelainan lengkungan pada kornea sehingga cahaya yang masuk tidak fokus pada retina.

Penyebab :

  • Membaca atau menonton televisi dengan posisi miring atau sambil tiduran.
  • Faktor keturunan.

Penderita dapat dibantu dengan kacamata silindris.

Katarak.

Merupakan gangguan penglihatan karena lensa mata keruh sehingga cahaya yang masuk tidak bisa diterima oleh retina dengan sempurna.

Penyebab :

  • Faktor keturunan.
  • Paparan sinar terlalu lama.
  • Efek penyakit diabetes.
  • Faktor usia.

Penderita bisa diobati dengan operasi katarak.

Buta warna.

Merupakan gangguan pada penglihatan diakibatkan kerusakan bagian dalam retina yang berfungsi untuk menangkap warna.

Penyebab :

  • Faktor keturunan.
  • Bawaan penyakit lain.

Penderita buta warna dapat dibantu dengan kacamata khusus buta warna.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.