SRIPOKU.COM - Inilah rangkuman materi BAB 1 IPAS kelas 5 SD semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik B: Melihat karena Cahaya yang dikutip dari YouTube Ayo Jadi Juara.
Rangkuman materi IPAS kelas 5 SD semester 1 Kurikulum Merdeka Topik B membahas proses manusia dapat melihat karena adanya cahaya.
Materi ini mencakup bagian-bagian mata, fungsi setiap bagian mata, proses melihat, hingga berbagai gangguan penglihatan.
Baca juga: Rangkuman Materi BAB 1 IPAS Kelas 5 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik A: Cahaya dan Sifatnya
RANGKUMAN MATERI
Mata bisa melihat karena adanya cahaya yang dipantulkan hingga masuk ke mata dan kemudian diproses dan diterjemahkan oleh mata. Bagian-bagian mata ada yang terlihat dan ada yang tidak terllihat.
Apa sajakah bagian-bagian mata tersebut?
BAGIAN MATA YANG TERLIHAT DAN FUNGSINYA
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Halaman 17 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Jurnal Membaca
MEMBESAR DAN MENGECILNYA PUPIL.
Pupil kita sensitif terhadap cahaya dan memiliki kemampuan untuk membesar dan mengecil mengikuti itensitas cahaya yang masuk ke mata.
BAGIAN DALAM MATA DAN FUNGSINYA.
LENSA MΑΤΑ
Lensa mata memiliki kemampuan menebal dan menipis, menyesuaikan dengan jarak benda dengan mata.
PROSES MELIHAT
1. Benda memantulkan cahaya ke arah mata kita.
2. Cahaya pun masuk ke dalam kornea dan dibelokkan. Pupil membuka sebagai jalan masuk cahaya.
3. Lensa mata mengarahkan cahaya sehingga bayangan benda jatuh pada retina.
4. Bayangan benda yang ditangkap oleh retina berbentuk terbalik.
5. Ujung-ujung saraf penerima rangsang di retina akan menyampaikan isyarat ini ke otak. Otak pun merespon dan menerjemahkan bayangan yang diterima.
6. Bayangan yang ditangkap dibalikkan kembali oleh otak sehingga kita bisa melihat.
GANGGUAN PENGLIHATAN PADA MANUSIA
Rabun Jauh.
Merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak jauh secara jelas.
Penyebab :
Penderita dapat dibantu dengan kacamata minus.
Rabun dekat.
Merupakan ketidakmampuan mata melihat benda dalam jarak dekat secara jelas.
Penyebab :
Penderita dapat dibantu dengan kacamata rangkap (mata tua) atau kacamata plus (rabun dekat).
Mata silindris.
Merupakan kondisi kelainan lengkungan pada kornea sehingga cahaya yang masuk tidak fokus pada retina.
Penyebab :
Penderita dapat dibantu dengan kacamata silindris.
Katarak.
Merupakan gangguan penglihatan karena lensa mata keruh sehingga cahaya yang masuk tidak bisa diterima oleh retina dengan sempurna.
Penyebab :
Penderita bisa diobati dengan operasi katarak.
Buta warna.
Merupakan gangguan pada penglihatan diakibatkan kerusakan bagian dalam retina yang berfungsi untuk menangkap warna.
Penyebab :
Penderita buta warna dapat dibantu dengan kacamata khusus buta warna.