Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Muhammad Nurkholis
SURYAMALANG.COM, TUBAN - Aksi pencurian pakaian dalam wanita yang dilakukan seorang pria misterius meresahkan warga di Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kejadian tersebut dialami oleh seorang ibu muda berinisial D (29) yang kehilangan hingga 27 potong celana dalam miliknya hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Aksi tak biasa tersebut akhirnya terbongkar setelah korban dan suaminya sengaja memasang kamera CCTV di halaman rumah mereka.
Korban mengaku awalnya tidak menyadari celana dalam miliknya menjadi sasaran pencurian, dan baru merasa curiga setelah stok pakaian dalam yang disimpan di dalam rumah mendadak ludes.
“Awalnya gak sadar kalo dicuri tiba-tiba stok di lemari habis,” ujar D saat ditemui di rumahnya, Senin (17/8/2026).
Baca juga: 3 Putra dan 3 Putri Lahir Tepat 17 Agustus 2026, 6 Bayi di RSUD Jombang Ini Dapat Bingkisan Spesial
Mendapati kejanggalan tersebut, D berupaya memastikan penyebab hilangnya pakaian dalam tersebut.
D kemudian kembali menjemur sekitar 10 potong celana dalam di area rumah. Namun, keesokan harinya seluruh pakaian dalam yang baru dijemur itu kembali raib tanpa sisa.
Kondisi tersebut membuat D dan suaminya kian resah.
Untuk menguak misteri hilangnya puluhan pakaian dalam tersebut, D dan suami sepakat memasang kamera CCTV di sudut rumah.
Kecurigaan pasangan suami istri itu akhirnya terbukti.
Berdasarkan rekaman CCTV tertanggal 14 Agustus 2026, seorang pria misterius terlihat menyusup masuk ke halaman rumah saat dini hari ketika situasi lingkungan sekitar sedang sepi.
Baca juga: Tangis Haru 3 Srikandi Paskibraka Ponorogo Kibarkan Bendera di Tengah Deras dan Licinnya Air Sungai
Pria yang mengenakan jaket hitam dan celana pendek tersebut tampak sengaja menutupi bagian wajahnya agar tak mudah dikenali.
Tanpa ragu, pelaku langsung menggasak lima potong celana dalam wanita yang tengah dijemur.
"Suami saya penasaran, akhirnya pasang CCTV. Terakhir lima (celana dalam) hilang," imbuhnya.
D membeberkan pencuri tersebut secara khusus hanya menyasar pakaian dalam miliknya.
Sementara pakaian milik suami maupun anak-anaknya sama sekali tidak disentuh oleh pelaku.
Jika dikalkulasikan, total ada sekitar 27 potong celana dalam milik D yang raib digondol dalam kurun waktu satu bulan.
"Milik saya saja, anak dan suami tidak. Perkiraan rentang waktu satu bulan ada sekitar 27 celana dalam yang hilang," katanya.
Menurut D, kejadian aneh ini hanya menimpa kediamannya.
Baca juga: Pengakuan Ojol Pelempar Bom Molotov Pos Polisi Surabaya Terinspirasi Game dan Kesal karena Tilang
D menduga kondisi rumahnya yang terbuka tanpa pagar atau gerbang memudahkan pelaku untuk leluasa keluar-masuk halaman.
"Kalau tetangga tidak merasakan hal serupa karena rumah saya tidak ada gerbang, tetangga ada gerbang," bebernya.
Meski diliputi rasa cemas dan resah jika aksi serupa kembali terulang, D memilih untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum.
D hanya berharap pelaku yang wajahnya sempat terekam kamera pengawas tersebut sadar dan menghentikan aksinya.
"Saya berharap pencurinya tidak mengulangi kejadian ini," pungkasnya.