Sensasi Pengibaran Bendera 81 Meter HUT RI di Kaldera Gunung Raung, Ada Pesan Edukasi Lingkungan
Dyan Rekohadi August 17, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Pemandangan langka nan membanggakan tersaji di atap pegunungan Jawa Timur saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Ratusan pendaki dari pelbagai pelosok negeri berkumpul untuk membentangkan bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter di puncak Gunung Raung.

Momen bersejarah ini terlaksana berkat penjelajahan bersama melewati rute legendaris Sumberwringin yang berlokasi di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Baca juga: Kirab Bendera Raksasa ke Gunung Klotok Kediri, Wali Kota Vinanda Pimpin Langsung

 

Jalur Klasik Bertabur Pesona Asri

Rute Sumberwringin sendiri populer sebagai akses pendakian paling tua di Gunung Raung yang menyuguhkan pemandangan indah hutan pinus serta deretan vegetasi pegunungan yang sangat alami.

Pengelola Basecamp Pendakian Gunung Raung via Sumberwringin, Cadas, membeberkan bahwa aksi pembentangan bendera ini merupakan kerja sama antara pihak basecamp dengan salah satu merek perlengkapan outdoor kenamaan tanah air.

Peserta yang terlibat datang dari penjuru Nusantara, mencakup wilayah Bondowoso, Malang, Surabaya, Banyuwangi, Jember hinggga Bali, Sulawesi, dan Medan.

Cadas mencatat rombongan asal Jember berjumlah 17 orang, sementara sisanya didominasi oleh ratusan pencinta alam dari luar daerah.

Baca juga: Tradisi Bibien di Lereng Gunung Raung, Peninggalan Leluhur Kini Jadi Kampanye Lingkungan

 

Detik-Detik Pengibaran di Atas Kaldera Megah

Perjalanan mendaki dimulai secara bergelombang sejak Minggu (16/8/2026) pagi demi mengejar momen upacara pada hari kemerdekaan.

Seluruh rombongan berhasil menjejakkan kaki di Puncak Bendera yang berada di ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari titik tertinggi rute Sumberwringin tersebut, para peserta disuguhkan pemandangan fantastis berupa kedalaman kaldera Gunung Raung yang sangat menakjubkan.

Gunung Raung sendiri dikenal memuat kaldera kering terbesar kedua di Indonesia setelah Gunung Tambora, dengan kedalaman dinding tebing yang menembus 500 meter.

Istimewanya, rute Sumberwringin menjadi satu-satunya jalur klasik aman tanpa perlu mengandalkan peralatan panjat tebing ekstrem (extreme climbing gear).

Baca juga: Libur Panjang Pendaki Gunung Raung Membludak, Ada yang Datang dari Papua hingga Eropa

 

Utamakan Keselamatan dan Edukasi Lingkungan

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pengelola telah memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan sebelum para pendaki memulai perjalanan.

Seluruh peserta wajib mengikuti pengarahan awal, menyertakan surat keterangan sehat, melengkapi data diri beserta nomor kontak darurat, serta dibekali fasilitas pendukung keselamatan.

Cadas menekankan bahwa selebrasi di atas pegunungan ini membawa misi penting untuk memberikan pendidikan karakter bagi seluruh pendaki.

Ia menegaskan makna kemerdekaan sejati bagi pengelola Gunung Raung adalah keberhasilan pendaki kembali ke rumah dengan selamat sekaligus komitmen menjaga kelestarian alam tanpa meninggalkan sampah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.