Warga Lamongan Bentangkan Bendera Merah Putih 180 Meter di Bengawan Solo, Peringati HUT ke-81 RI
Pipit Maulidya August 17, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Warga Desa Kendal, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, punya cara unik untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Puluhan warga, terutama para pemuda, membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter di atas aliran Sungai Bengawan Solo, Senin (17/8/2026).

Aksi spektakuler tersebut dilakukan saat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Bendung Gerak Babat.

Pembentangan bendera raksasa itu menjadi pemandangan menarik sekaligus simbol semangat nasionalisme masyarakat Desa Kendal.

Puluhan pemuda tampak bahu-membahu membentangkan kain Merah Putih berukuran 180 meter tersebut di atas bangunan Bendung Gerak Babat.

Baca juga: Hendak Demo Saat 17 Agustus, Kapolres Mojokerto Rangkul Mahasiswa Jaga Kondusivitas

Momen tersebut berlangsung bersamaan dengan berkumandangnya lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Bendera Merah Putih kemudian membentang di atas Bendung Gerak yang berada di aliran Sungai Bengawan Solo. Suasana khidmat upacara semakin terasa dengan berkibarnya bendera raksasa tersebut.

Kepala Desa Kendal, Rois Purwo Nugroho, mengatakan pembentangan bendera sepanjang 180 meter merupakan bentuk kecintaan sekaligus penghormatan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan ruang bagi generasi muda dalam mengekspresikan rasa cinta kepada tanah air.

"Bendera Merah Putih sepanjang 180 meter ini merupakan bentuk kecintaan warga Desa Kendal terhadap Indonesia. Kami ingin semangat kemerdekaan terus tumbuh, terutama di kalangan generasi muda," ujar Rois.

Rois menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Lebih dari itu, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat.

Ia berharap semangat warga Desa Kendal melalui pembentangan bendera raksasa tersebut tidak berhenti pada perayaan HUT Kemerdekaan.

Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui gotong royong dan kontribusi nyata dalam pembangunan desa maupun daerah.

"Harapan kami, Indonesia semakin maju, makmur dan berdaulat. Semangat persatuan dan nasionalisme harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat," katanya.

Pembentangan bendera Merah Putih di atas Bengawan Solo tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara sederhana, tetapi tetap sarat makna.

Bagi warga Desa Kendal, Merah Putih yang membentang sepanjang 180 meter itu bukan sekadar kain bendera, melainkan simbol persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.