TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah sosok enam anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tenggara (Sultra), yang mendapat tugas sebagai pengibar bendera merah putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Senin (17/8/2026).
Enam pengibar tersebut terbagi dalam dua pasukan, yakni tiga orang untuk penaikan bendera dan tiga lainnya bertugas saat penurunan.
Mereka terpilih dari 49 anggota Paskibraka Sultra yang lolos seleksi dari 16 kabupaten dan kota.
Sementara itu, pasukan pengibar terdiri dari tiga posisi, yakni pembentang bendera, komandan kelompok sekaligus penerima bendera, serta penarik tali.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Andrian, mengatakan para anggota dipilih berdasarkan kemampuan masing-masing.
Ia pun memastikan proses seleksi Paskibraka Sultra berlangsung tanpa intervensi.
“Adapun mereka latihan sekitar tiga minggu, sejak 27 Juli hingga 15 Agustus 2026,” ujarnya.
Baca juga: Profil Kapten Marinir Rachmatsah Adi Putera Asal Sulawesi Tenggara Pimpin Paskibraka Nasional 2026
Muhammad Faiz Sadik Aljufri bertugas sebagai penerima bendera.
Ia lahir di Kendari pada 19 Maret 2009 dan saat ini menempuh pendidikan di SMAN 1 Kendari.
Faiz merupakan anak dari pasangan Andi Shalahuddin Akhmad Aljufri dan Faradiba Bafadal.
Selanjutnya, Andika Pernanda bertugas sebagai pembentang bendera.
Ia lahir di Duduria pada 24 Maret 2010 dan merupakan siswa SMAN 2 Konawe Selatan.
Andika merupakan anak dari pasangan Aidda Muhammad Yusuf dan Misrawati.
Sementara Azriel Florenziano Singkai bertugas sebagai penarik tali bendera.
Ia lahir di Desa Andumowu pada 5 Agustus 2010 dan bersekolah di SMAN 1 Lasolo, Kabupaten Konawe Utara.
Azriel merupakan anak dari pasangan Aiptu Robert Yotje Singkai dan Rina Nengrum.
Tiga Pengibar Saat Penurunan Bendera
Almeer Fatih Basalamah mendapat tugas sebagai penerima bendera.
Ia lahir di Kendari pada 18 Desember 2009 dan kini bersekolah di SMAN 4 Kendari.
Almeer merupakan anak dari pasangan M Irsan Basalamah dan Aliya Rahim Makawi.
Kemudian, Fatir Al Zaidan bertugas sebagai pembentang.
Ia lahir di Baubau pada 27 April 2010 dan merupakan siswa SMAN 7 Baubau.
Fatir adalah anak dari pasangan Syaharuddin dan Wa Ode Samriah.
Adapun Muh Refaldy Yusran bertugas sebagai penarik tali bendera.
Ia lahir di Kendari pada 4 Juli 2009 dan saat ini bersekolah di SMAN 3 Bombana.
Refaldy merupakan anak dari pasangan Muh Yusuf Nasrun dan Marslani Harjoni. (*)
(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)