SGN dan TNI AU Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan, Fokus Kembangkan Komoditas Tebu
Pipit Maulidya August 17, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengembangan komoditas tebu dan penguatan industri gula.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Utama SGN Mahmudi dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Mahmudi mengatakan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

"Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional," kata Mahmudi, dalam rilisnya Senin (17/8/2026).

Peran Strategis Tebu

Menurut Mahmudi, tebu memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan gula nasional. Karena itu, dibutuhkan sinergi berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem pergulaan mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Kolaborasi tersebut juga dinilai penting untuk mempercepat peningkatan produktivitas tebu sekaligus mendukung target swasembada gula nasional.

“SGN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem pergulaan nasional. Tebu merupakan komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat, baik dalam pengembangan lahan, peningkatan produktivitas, maupun penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menindaklanjuti sinergitas tersebut secara konkret,” jelas Mahmudi.

Ia menambahkan, penguatan sektor tebu tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi gula. Langkah tersebut juga mencakup optimalisasi sumber daya, peningkatan kesejahteraan petani, hingga penguatan kontribusi industri gula terhadap ketahanan pangan.

“kami optimistis melalui kolaborasi yang terarah dan berkelanjutan, potensi sektor tebu dapat semakin dioptimalkan. SGN siap mengambil peran dan terus berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah untuk mewujudkan swasembada gula dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” tegas Mahmudi.

Sementara itu, KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menilai sinergi lintas sektor menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan yang merupakan bagian dari kepentingan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, sinergitas dan kolaborasi antarlembaga maupun dengan sektor usaha perlu terus diperkuat. Kami menyambut baik upaya SGN dalam memperkuat sektor tebu dan industri gula nasional serta berharap sinergi ini dapat ditindaklanjuti melalui program-program yang memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan SGN dan TNI AU ini selanjutnya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta menindaklanjuti berbagai potensi kerja sama dalam pengembangan komoditas tebu.

Sinergi tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung percepatan terwujudnya swasembada gula nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.