Gara-Gara Parkir, Pria Ini Naik Pitam 'Siapa yang Berani Marahin Istri Gue'
Rita Lismini August 17, 2026 07:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Perkara rebutan parkir, seorang pria malah naik pitam bahkan sampai membuka bajunya viral di media sosial. 

Kejadian itu dibagikan pengguna Threads @radityarusydi, ia menjelaskan  kronologi kejadian viral pada Minggu (16/8/2026).

Dalam unggahannya, Raditya mengatakan persoalan bermula ketika dirinya bersama keluarga sedang mencari tempat parkir.

Menurut Raditya, seorang tukang parkir mengarahkannya ke sebuah lorong karena masih terdapat satu tempat kosong.

“Awalnya cuma masalah parkir. Tukang parkir dari ujung area sudah manggil gue & kasih tahu kalau ada satu spot kosong. Gue pun belok masuk ke lorong tersebut karena memang diarahkan ke sana,” tulis Raditya, dikutip TribunBengkulu.com, Senin (17/8/2026).

Namun, setelah masuk ke lorong tersebut, Raditya mengaku melihat seorang perempuan berdiri di tempat parkir yang dimaksud.

Menurutnya, mobil perempuan tersebut belum berada di lokasi dan tempat itu ditahan dengan cara berdiri di dalamnya.

“Mobilnya belum ada, tapi dia sudah berdiri di situ buat nge-tag parkirannya,” tulisnya.

Raditya kemudian mengaku menanyakan hal tersebut kepada tukang parkir.

Ia mempertanyakan mengapa tempat yang sebelumnya disebut kosong kemudian sudah ditempati seseorang.

Menurut Raditya, perempuan tersebut kemudian menjelaskan bahwa mobilnya sedang berputar untuk mencari jalan masuk.

“Mbaknya kemudian jawab dengan santai, ‘Saya tag di sini, tadi mobil saya sudah muter sekali. Jadi kenapa kalau saya tag?’” tulis Raditya.

Menurut Raditya, persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan setelah dirinya bersama dua kakaknya menegur perempuan tersebut.

Ia menilai tindakan menahan tempat parkir dengan berdiri di lokasi tidak tepat karena kondisi parkir saat itu sedang penuh.

“Buat gue, dari awal ini sebenarnya soal etika. Kalau mobil memang sedang muter, menurut gue lebih fair menunggu sampai FISIK MOBILnya benar-benar tiba, bukan menahan slot parkir dengan berdiri di tempat,” tulisnya.

Ia mengatakan perdebatan antara kedua pihak kemudian semakin panas.

Namun, Raditya mengaku akhirnya memilih mengalah dan mencari tempat parkir lain.

“Jadi memang terjadi adu mulut, tapi awalnya bukan karena datang untuk marah-marah, hanya ingin bertanya dan jadi menegur karena tindakan tersebut salah. Akhirnya gue memilih mengalah,” tulis Raditya.

Pria Datang dan Bertanya, “Siapa yang Marahin Istri Gue?”

Raditya mengira persoalan tersebut telah selesai setelah dirinya dan keluarga meninggalkan lokasi.

Namun, menurut ceritanya, pasangan yang sebelumnya terlibat dalam perdebatan tersebut ternyata menunggu mereka di dalam.

“Gue pikir selesai, ternyata belum,” tulis Raditya.

Ia mengatakan pria yang disebutnya sebagai suami perempuan tersebut kemudian menghampiri mereka dan mempertanyakan siapa yang memarahi istrinya.

“Siapa yang marahin istri gue?” tanya pria tersebut, menurut keterangan Raditya.

Raditya mengaku menjawab bahwa dirinya tidak memarahi perempuan tersebut, melainkan hanya menegur karena mempersoalkan tempat parkir.

“Gue jawab, ‘Nggak ada yang marahin. Kita cuma negur karena memang yang dilakukan tadi salah,’” tulisnya.

Menurut Raditya, perdebatan kembali terjadi.

Ia menyebut pria tersebut mempertanyakan pihak yang dibela tukang parkir serta meminta dasar aturan mengenai larangan menandai tempat parkir.

“Abang parkirnya bela siapa?”, “Dia mihak siapa?”, “Emang ada pasal yang bilang tag parkir nggak boleh?”, dan “Siapa yang marahin istri gue?” menjadi pertanyaan yang disebut Raditya terdengar berulang dalam perdebatan tersebut.

Raditya kemudian mengatakan persoalan yang dipermasalahkannya bukan hanya mengenai ada atau tidaknya aturan tertulis.

“Padahal dari awal yang gue persoalkan bukan soal ada pasalnya atau nggak. Ada banyak hal yang mungkin NGGAK TERTULIS SEBAGAI PASAL, tapi tetap ada ETIKA dan KEPATUTAN,” tulis Raditya.

Pria Disebut Buka Baju

Situasi kemudian disebut semakin memanas.

Raditya mengklaim pria tersebut bahkan sampai membuka bajunya dan menantang pihak mereka.

“Masalahnya semakin panas. Si mas-nya bahkan sampai buka baju dan nantangin kami,” tulis Raditya.

Raditya juga menyoroti keberadaan anak-anak saat perselisihan berlangsung.

Menurut dia, anak dari pasangan tersebut telah dibawa pergi oleh pengasuh.

Namun, dua keponakannya masih berada bersama keluarganya ketika situasi semakin panas.

“Ponakan gue yang masih 7 bulan sedang digendong ayahnya dan hampir kena hantam di tengah keributan. Sementara ponakan gue yang 6 tahun ada dipelukan gue sebagai omnya,” tulis Raditya.

Ia mengatakan keponakannya yang berusia enam tahun kemudian terkejut dan menangis karena melihat suasana yang semakin tegang.

“Karena suasananya makin tegang, dia sampai kaget dan nangis, bahkan sampai selesai sudah lumayan lama,” tulisnya.

Menurut Raditya, kejadian tersebut membuat persoalan tidak lagi sekadar mengenai tempat parkir.

“Di titik itu gue baru benar-benar mikir, ini sudah bukan cuma soal parkir,” tulis Raditya.

Raditya mengatakan dirinya mendapat saran dari kerabat dan seseorang dari bidang psikologi untuk memperhatikan kondisi keponakannya setelah kejadian tersebut.

“Bukan berarti langsung bilang dia trauma. Gue juga bukan psikolog & nggak mau asal mendiagnosis. Tapi, kondisi mental anak penting,” tulis Raditya.

Ia menegaskan dirinya tidak bermaksud menyimpulkan kondisi psikologis anak tersebut, tetapi ingin menyoroti dampak situasi konflik terhadap anak-anak yang berada di lokasi.

Rekaman Perselisihan Diunggah ke Threads

Selain kronologi tertulis, Raditya juga mengunggah sejumlah potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara beberapa orang.

Dalam unggahannya, Raditya menyebut pria yang terlibat dalam perselisihan sebagai Aditya Tri Nugraha dan perempuan yang disebut sebagai istrinya sebagai Gaby A. Seotjipto.

Salah satu video diberi keterangan oleh Raditya mengenai situasi yang disebutnya terjadi di tempat yang ramai anak-anak.

Dalam rekaman tersebut, terdengar percakapan mengenai siapa yang lebih dahulu mendapatkan tempat parkir dan siapa yang dianggap memulai perdebatan.

Seorang pria terdengar menjelaskan bahwa tukang parkir sebelumnya telah memanggilnya untuk masuk karena mobilnya hendak masuk ke area parkir.

Pria yang disebut Raditya sebagai Aditya kemudian terdengar mempertanyakan pihak yang disebutnya telah memarahi istrinya.

“Yang duluan maki-maki siapa?” ujar Aditya, berdasarkan rekaman yang diunggah Raditya.

Pihak lain kemudian kembali mempertanyakan siapa yang lebih dahulu mendapatkan tempat parkir.

“Lah, yang duluan parkir siapa?” tanya pria tersebut.

Dalam video lainnya, Raditya juga menuliskan bahwa pria tersebut sempat menunjuk pihak lain dan terlihat emosi ketika perdebatan berlangsung.

Raditya turut mengklaim pria tersebut sempat hendak mengambil telepon genggam milik kakaknya.

Namun, klaim tersebut merupakan keterangan Raditya dalam unggahannya dan tidak dapat dipastikan secara terpisah dari rekaman yang tersedia.

Raditya kemudian kembali menyoroti sikap pihak yang terlibat karena perselisihan tersebut berlangsung ketika terdapat anak-anak di sekitar lokasi.

Ia mengatakan dirinya membagikan kejadian tersebut bukan untuk mencari sensasi ataupun validasi.

“Gue sharing bukan buat cari sensasi atau validasi. Gue cuma masih kepikiran sama kejadian ini + dampaknya ke ponakan gue dan anak-anak yang ada di sana,” tulis Raditya.

Ia juga meminta agar persoalan tersebut tidak dikaitkan dengan pekerjaan pihak mana pun.

“Tidak ingin merugikan pihak manapun. Minta bantuan yaa jangan sangkut pautkan ke hal lain, misal seperti pekerjaan,” tulis Raditya.

Menurutnya, tujuan awal unggahan tersebut adalah mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Tujuan awal membuat ini agar tidak terjadi hal serupa dan mengingatkan bertindak sepatutnya orang dewasa,” tulisnya.

Perselisihan tersebut kemudian menjadi sorotan karena persoalan yang disebut bermula dari perebutan tempat parkir berkembang menjadi adu mulut dan situasi yang diklaim nyaris berujung kontak fisik.

Namun, berdasarkan data yang tersedia, kronologi mengenai tempat parkir, tindakan “nge-tag” tempat parkir, hingga klaim mengenai sikap pihak lain merupakan versi Raditya yang disampaikan melalui unggahan dan video di Threads.

Adapun percakapan antara Aditya dan pihak lainnya merupakan bagian dari rekaman yang diunggah Raditya.

Raditya menyebut Aditya Tri Nugraha dan Gaby A. Seotjipto sebagai pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.