Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya, meminta semua elemen dapat menjaga kelestarian alam khususnya kawasan Gunung Galunggung Tasikmalaya.
Hal ini dikatakan Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo usai menghadiri pengibaran Bendera Merah Putih sekaligus pemecahan rekor MURI bendera terbanyak bersama ribuan peserta pencinta alam.
Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, pada Senin (17/8/2026).
"Kita bersama menyaksikan semua unsur dalam hal kecintaan bela negara sekaligus pemecahan rekor MURI. Tapi satu hal, tidak hanya melakukan kegiatan biasa, tapi harus juga menjaga kelestarian alam tetap asri," kata Danu Prasetyo kepada TribunPriangan.com.
Baca juga: Kalahkan Ciremai, Pengibaran 2.681 Bendera Merah Putih di Galunggung Tasikmalaya Sabet Rekor MURI
Danu berharap, komitmen ini bisa dijaga bersama semua pihak, khususnya wilayah Galunggung menjadi salah satu ikon Kabupaten Tasikmalaya yang punya nilai histori panjang.
"Kami harapkan dari Perhutani bisa membuka perspektif semua unsur bahwa memang kecintaan tidak untuk Negara, tapi salah satunya mencintai alam dan berkomitmen kelestarian terutama menjaga hutan kita," jelas Danu.
Sebab, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga sudah berpesan menjaga hutan dan tidak membuang sampah sembarangan.
"Pesan Bupati sudah jelas, jangan buang sampah sembarangan dalam hal pemeliharaan kelestarian alam di wilayah Kabupaten Tasikmalaya," kata Danu.(*)