Polres Tana Tidung Kekurangan Personel, Tambahan 200 Anggota Dinilai Sudah Ideal
Cornel Dimas Satrio August 17, 2026 11:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Polres Tana Tidung masih membutuhkan tambahan personel untuk menyesuaikan jumlah anggota dengan kebutuhan pelayanan dan pengamanan di wilayah Kabupaten Tana Tidung.

Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho menyampaikan telah mengajukan permohonan penambahan personel kepada Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Namun, pemenuhan personel tersebut masih menghadapi kendala karena jumlah anggota di tingkat Polda Kaltara juga masih terbatas.

"Kita sudah mengajukan ke Polda untuk penambahan personel. Jadi kemungkinan ke depan akan ada penambahan lagi. Tapi Polda sendiri juga kekurangan personel, jadi orang-orang yang bisa digeser itu juga terbatas," ujar AKBP Eko kepada TribunKaltara.com, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, Polda Kaltara juga telah mengajukan permohonan penambahan personel kepada Mabes Polri.

Kondisi tersebut turut berdampak pada pemenuhan personel di Polres Tana Tidung yang hingga kini masih jauh dari jumlah ideal.

AKBP Eko menyebut kebutuhan personel Polres Tana Tidung secara keseluruhan mencapai sekitar 500 anggota.

Sementara saat ini jumlah personel yang tersedia baru sekitar 230 anggota.

"Masih butuh sekitar 250-an lagi untuk mengisi kecukupan. Tapi kalau misalnya ditambah 200 saja sebenarnya sudah ideal sekali," katanya.

17082026 Polres Tana Tidung 001
BUTUH TAMBAHAN PERSONEL - Pelaksanaan Sertijab di Polres Tana Tidung Jalan Padat Karya, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Rabu (12/8/2026). Polres Tana Tidung masih butuh tambahan personel untuk penuhi jumlah ideal.

Baca juga: Polres Tana Tidung Kaltara Siapkan Ambulans Air Gratis, Pasien Gawat Darurat Bisa Hubungi 110

Dengan jumlah penduduk Tana Tidung yang berada di kisaran 30 ribu jiwa, tambahan sekitar 200 personel dinilai dapat membuat persebaran anggota lebih sesuai dengan kebutuhan wilayah.

Meski masih menghadapi keterbatasan personel, ia menjelaskan kondisi keamanan di Kabupaten Tana Tidung hingga kini tetap terjaga.

Polres Tana Tidung pun mengoptimalkan sejumlah kekuatan di luar struktur personel kepolisian untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Salah satunya melalui Sabuk Kamtibmas yang merupakan binaan Satintelkam Polres Tana Tidung.

"Sabuk Kamtibmas itu binaan dari Satintelkam, itulah yang bisa membantu kinerja di lapangan," jelasnya.

Selain itu, keberadaan tokoh adat juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan di tengah masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan tokoh adat menjadi salah satu kekuatan yang membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Walaupun personel kita di Polres Tana Tidung masih 230-an, Alhamdulillah sampai sekarang masih kondusif. Selama saya menjabat tidak ada hal-hal yang terjadi sangat krusial sekali," ungkapnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, Sabuk Kamtibmas hingga Bhabinkamtibmas yang berada di desa-desa.

"Ini karena kita saling melengkapi. Baik dari tokoh-tokoh, Sabuk Kamtibmas, kemudian pembinaan dari Bhabinkamtibmas di desa-desa," ujarnya.

Baca juga: Rotasi Pejabat Polres Tana Tidung, PS Kabag Ops dan Kasat Intelkam Diminta Segera Adaptasi

Eko menambahkan, media juga memiliki peran dalam menjaga situasi keamanan dengan memberikan informasi yang dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar.

Rasa aman di masyarakat tidak hanya dibangun melalui keberadaan personel kepolisian, tetapi juga melalui kerja sama seluruh elemen.

"Kalau sudah ada rasa nyaman, insya Allah akan aman," pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.