TRIBUNTRENDS.COM - Warga Kalimantan Selatan perlu bersiap menghadapi penghentian sementara pasokan listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pasalnya PLN ULP Rantau mengumumkan adanya gangguan kelistrikan yang berdampak pada sebagian pelanggan.
Dalam pengumuman tersebut, pemadaman dijadwalkan berlangsung pada malam hari dan menyasar wilayah Kabupaten Tapin dan sekitarnya, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WITA. Wilayah terdampak mencakup sejumlah desa, kawasan permukiman, hingga beberapa perusahaan.
Baca juga: Palangka Raya Barat Gelap Gulita Hari Ini! Cek Jadwal Mati Lampu Bergilir Sabtu 15 Agustus 2026
Berdasarkan informasi PLN ULP Rantau, penghentian pasokan listrik diperkirakan berlangsung selama sekitar empat jam, dengan rincian:
Hari/Tanggal: Selasa, 18 Agustus 2026
Waktu: 18.00–22.00 WITA
Unit layanan: PLN ULP Rantau
Namun, PLN menegaskan bahwa waktu tersebut masih berupa estimasi. Pelaksanaan pemadaman dapat menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
Wilayah yang masuk dalam daftar pemadaman cukup beragam. Berdasarkan pengumuman PLN ULP Rantau, lokasi yang terdampak meliputi:
Dengan demikian, masyarakat yang tinggal maupun menjalankan aktivitas usaha di kawasan tersebut perlu mengantisipasi kemungkinan terhentinya pasokan listrik pada malam hari.
Baca juga: Gelombang Mati Lampu PLN Ahmad Yani Hari Ini 15 Agustus 2026, Cek Area yang Padam hingga Dini Hari
Waktu pemadaman yang dimulai pukul 18.00 WITA bertepatan dengan periode ketika aktivitas masyarakat mulai memasuki malam hari. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas rumah tangga, perdagangan, komunikasi, hingga kegiatan usaha.
Pelaku usaha yang membutuhkan listrik untuk penerangan, pendingin, mesin, maupun perangkat elektronik lainnya juga perlu melakukan persiapan lebih awal.
Bagi masyarakat, mengisi daya telepon seluler, menyiapkan penerangan darurat, serta mengamankan perangkat elektronik sebelum pemadaman menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan.
Hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat adalah keterangan PLN bahwa estimasi waktu padam menyesuaikan kondisi sistem.
Artinya, jadwal 18.00–22.00 WITA bukan jaminan mutlak bahwa listrik akan padam tepat selama empat jam. Perubahan lokasi maupun waktu dapat terjadi apabila kondisi sistem di lapangan mengalami perubahan.
PLN juga menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut akan diberikan apabila terdapat perubahan terkait lokasi maupun waktu pemadaman.
Dalam pengumumannya, PLN menyatakan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan serta meminimalkan dampaknya kepada pelanggan.
Gangguan kelistrikan yang terjadi membuat sebagian pelanggan harus mengalami penghentian pasokan sementara. Upaya pemulihan menjadi penting agar sistem kelistrikan dapat kembali beroperasi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.
PLN ULP Rantau juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berterima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan.
Baca juga: Jadwal Mati Lampu PLN Lambung Mangkurat Hari Ini 15 Agustus 2026, Puluhan Wilayah Banjarmasin Padam
Bagi masyarakat yang berada di wilayah Bungur, Timbung, Shabah/Sidodadi, Kalumpang, Pantai Walang, Linuh, Tajau, Hangui, Remo, Bulanang, Tampunang, maupun lokasi lain yang tercantum dalam pengumuman, sebaiknya mencatat jadwal berikut:
Masyarakat diimbau tidak hanya berpatokan pada perkiraan waktu tersebut karena jadwal dapat berubah mengikuti kondisi sistem kelistrikan.
Bagi warga yang terdampak, persiapan sebelum pukul 18.00 WITA dapat membantu mengurangi gangguan terhadap aktivitas selama listrik dihentikan sementara.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)