Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bawa Wastra Kediri di Istana Negara, Gagah dengan Iket Jayabhaya
Rendy Nicko August 18, 2026 12:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Wastra khas Kabupaten Kediri kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Kali ini, pakaian khas yang diluncurkan pada periode pertama kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana itu dikenakan Raffi Ahmad saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026).

Raffi Ahmad tampil mengenakan busana Wdihan Kadiri Satria yang dipadukan dengan iket Jayabhaya. Penampilannya tersebut turut menjadi sorotan karena membawa identitas budaya Kabupaten Kediri ke tengah perayaan kemerdekaan di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi menyampaikan, menjadi suatu kebanggaan pakaian khas Kabupaten Kediri turut diperkenalkan di panggung nasional saat upacara kemerdekaan.

"Kami, Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Raffi Ahmad yang telah berkenan mengenakan pakaian khas Kabupaten Kediri pada upacara 17 Agustus 2026 di Istana Negara," kata Mustika.

Baca juga: Viral Balapan Bus MIRA dan Bus Sugeng Rahayu di Pasar Sukomoro Nganjuk, Ngeblong saat Lampu Merah

Raffi Ahmad yang juga merupakan utusan khusus presiden bidang pembinaan generasi muda dan pekerja seni itu mengenakan busana Wdihan Kadiri Satria. Busana tersebut mencerminkan keagungan budaya Kediri yang sarat makna, agung dan berwibawa.

Lengkap dengan iket Jayabhaya, penampilan Raffi sebagaimana diunggah dalam akun @rafffinagita1717 terlihat gagah. Sementara itu, Nagita Slavina tampil anggun mengenakan kebaya merah.

Mustika berharap penggunaan pakaian khas Kediri oleh figur publik seperti Raffi Ahmad dapat menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda di Kabupaten Kediri.

"Kita berharap ini menginspirasi anak muda Kabupaten Kediri untuk lebih bangga mengenakan pakaian khas daerah," ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan pakaian adat Nusantara dalam upacara kemerdekaan menjadi simbol kuat persatuan di tengah keanekaragaman budaya bangsa.

Bagi Kabupaten Kediri, momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk semakin mengenalkan wastra daerah ke masyarakat luas. Terlebih, pakaian khas Kediri tidak hanya digunakan dalam kegiatan seremonial di daerah, tetapi kini turut tampil dalam momentum nasional.

Di Kabupaten Kediri sendiri, pakaian khas tersebut sejak diperkenalkan ke publik juga terus digunakan dalam berbagai momen upacara peringatan kemerdekaan.

Pada upacara 17 Agustus 2026 di Stadion Canda Bhirawa Pare, misalnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran OPD dan Forkopimda juga mengenakan pakaian khas Kabupaten Kediri.

Dalam momen upacara kemerdekaan itu, kedua putri bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini juga ikut serta dan terlihat cantik mengenakan busana khas Kabupaten Kediri.

Mustika menilai, semakin banyak figur publik yang mengenakan wastra Kediri, semakin besar pula peluang kekayaan budaya daerah tersebut dikenal masyarakat di luar Kabupaten Kediri.

Karena itu, ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak hanya bangga terhadap wastra Kediri, tetapi juga ikut mengenakan dan melestarikannya.

Dengan terus dikenalkannya wastra Kediri oleh figur-figur publik, Mustika mengajak kepada seluruh masyarakat utamanya generasi muda untuk ikut melestarikan kekayaan budaya daerah.

"Kita warga Kabupaten Kediri harus bangga, ikut melestarikan dan mengenalkan supaya budaya Kediri semakin dikenal luas," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.