Turnamen Voli Pelajar Kediri Dimulai, Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Muda
Rendy Nicko August 18, 2026 02:48 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Turnamen Bola Voli Wali Kota Cup 2026 antar pelajar se-Wilayah Kediri resmi dibuka oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Lapangan Voli Omah Sawah, Senin (17/8/2026) malam. Kompetisi yang berlangsung sejak 15-29 Agustus 2026 itu menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat dari Kota dan Kabupaten Kediri.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri para peserta, pelatih, official tim, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran ratusan pelajar menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap olahraga bola voli.

Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter dan sportivitas di kalangan pelajar.

"Malam ini kita saksikan turnamen Bola Voli Wali Kota Cup. Dalam turnamen ini kita akan melihat pelajar-pelajar se-Wilayah Kediri bertanding voli," kata Vinanda.

Baca juga: 518 Warga Binaan Lapas Kediri Terima Remisi saat HUT RI, 12 Orang Langsung Bebas

Menurutnya, olahraga bola voli mengajarkan banyak nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pentingnya kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Ia menjelaskan bahwa setiap pemain dalam sebuah tim memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Namun, seluruh peran tersebut harus saling melengkapi agar tim dapat meraih kemenangan.

"Begitu pula dalam kehidupan kita memiliki kemampuan masing-masing. Apabila kita kompak dan gotong royong pasti sesuatu yang lebih besar mampu kita raih," ungkapnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, serta memperluas pengalaman dalam dunia olahraga.

Wali kota termuda di Indonesia tersebut juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia menekankan pentingnya menghormati lawan, wasit, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi.

"Kepada seluruh peserta, tetap hormati lawan dan wasit. Jaga persaudaraan apa pun hasil pertandingannya. Jadikan turnamen ini sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan diri," paparnya.

Vinanda juga berpesan agar para pelajar tidak takut menghadapi kekalahan maupun melakukan kesalahan selama proses belajar dan bertanding. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang berharga.

"Jangan takut kalah dan salah. Kita pasti akan mendapat pengalaman. Semoga dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet yang membanggakan Kota Kediri," pungkasnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.