Daftar Pemain Diaspora dan Naturalisasi yang Masuk Radar Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Dedy Qurniawan August 18, 2026 03:03 PM

 

BANGKAPOS.COM - Timnas Indonesia mulai mempersiapkan komposisi skuad terbaik untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen tersebut menjadi salah satu agenda penting karena berada dalam kalender resmi FIFA.

Kondisi ini membuka peluang bagi pelatih John Herdman untuk memanggil pemain-pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. 

FIFA telah mengonfirmasi adanya FIFA ASEAN Cup sebagai agenda baru dalam kalender sepak bola internasional.

Sejumlah pemain diaspora dan naturalisasi pun masuk dalam radar untuk memperkuat Skuad Garuda.

Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim, terutama ketika menghadapi lawan dengan level permainan yang kompetitif.

Baca juga: Sosok Syaifullah, PPPK Panjat Tiang 8 Meter Saat Tali Bendera Putus di HUT ke-81 RI

Persiapan tim dilakukan dengan memantau performa pemain di klub masing-masing. Kedalaman skuad menjadi salah satu perhatian utama Herdman dalam menyusun tim untuk turnamen mendatang.

Lini Belakang Jadi Salah Satu Fokus

Sektor pertahanan diproyeksikan mendapat tambahan kekuatan dari sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi luar negeri.

Beberapa nama yang masuk dalam proyeksi antara lain Maarten Paes dan Emil Audero di posisi penjaga gawang.

Sementara di lini belakang terdapat Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Tim Geypens, dan Dean James.

Kehadiran para pemain tersebut memberikan sejumlah opsi bagi Herdman untuk mengatur komposisi pertahanan sesuai karakter lawan.

Berikut sejumlah pemain yang diproyeksikan memperkuat sektor belakang:

Maarten Paes dan Emil Audero: penjaga gawang
Jay Idzes: bek tengah
Kevin Diks: bek kanan/bek tengah
Mees Hilgers: bek tengah
Justin Hubner: bek tengah
Calvin Verdonk: bek kiri
Shayne Pattynama: bek kiri
Sandy Walsh: bek kanan
Tim Geypens dan Dean James: bek sayap
Kekuatan di Lini Tengah dan Depan

Selain sektor pertahanan, lini tengah dan penyerangan juga memiliki sejumlah nama yang dapat menjadi pilihan.

Thom Haye, Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, dan Marc Klok dapat memberikan variasi di sektor tengah.

Sementara itu, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, Jens Raven, dan Mitchell Baker menjadi beberapa nama yang diproyeksikan mengisi lini depan.

Kombinasi pemain berpengalaman dengan pemain muda diharapkan membuat permainan Indonesia lebih fleksibel.

Herdman sebelumnya memang menekankan pentingnya kedalaman skuad untuk menghadapi agenda internasional. Ia juga pernah menyebut pemain yang berkarier di Eropa akan menjadi bagian penting dalam agenda FIFA Matchday.

Perbedaan FIFA ASEAN Cup dan ASEAN Cup

FIFA ASEAN Cup perlu dibedakan dari ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026.

ASEAN Hyundai Cup merupakan kompetisi yang diselenggarakan AFF dan dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta Timor-Leste.

Sementara FIFA ASEAN Cup merupakan ajang baru yang digagas FIFA dan dijadwalkan berlangsung pada periode September-Oktober 2026.

Karena masuk dalam agenda resmi FIFA, turnamen ini memiliki konsekuensi berbeda terkait pemanggilan pemain dari klub luar negeri. Agenda tersebut juga memberikan kesempatan bagi tim nasional untuk mendapatkan pertandingan internasional yang berpengaruh terhadap peringkat FIFA apabila laga memenuhi ketentuan pertandingan internasional A.

Jadwal dan Format FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober. Sejumlah laporan terbaru menyebut kompetisi perdana tersebut berada dalam rentang 21 September hingga 6 Oktober 2026.

Indonesia menjadi salah satu negara yang diproyeksikan tampil sebagai tuan rumah.

Sementara itu, komposisi peserta masih mengalami perubahan. India telah memutuskan mundur dari FIFA ASEAN Cup untuk memprioritaskan pertandingan persahabatan menghadapi Brasil pada Oktober mendatang.

Keputusan tersebut membuat susunan grup perlu disesuaikan kembali oleh penyelenggara.

Indonesia sendiri sebelumnya ditempatkan dalam Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan India. Dengan keluarnya India, masih menjadi perhatian apakah FIFA akan menunjuk tim pengganti atau membiarkan grup tersebut dengan jumlah peserta yang lebih sedikit.

Target Timnas Indonesia

Dengan peluang memanggil pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, Timnas Indonesia memiliki kesempatan membentuk skuad dengan kedalaman lebih baik.

Herdman dapat mengombinasikan pemain diaspora, naturalisasi, serta pemain yang tampil di kompetisi domestik untuk membangun permainan yang lebih solid.

Kehadiran nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Maarten Paes, Thom Haye, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, hingga Jens Raven juga memberi pilihan lebih banyak bagi tim pelatih.

Meski demikian, daftar pemain tersebut masih berupa proyeksi dan dapat berubah sesuai performa pemain, kondisi kebugaran, kebutuhan taktik, serta keputusan akhir tim pelatih.

Dengan persiapan yang terus dilakukan, Timnas Indonesia diharapkan mampu tampil kompetitif dalam FIFA ASEAN Cup 2026 dan memanfaatkan turnamen tersebut untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat posisi di level internasional.

(Bangkapos.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.