Anda mungkin pernah melihat penggunaan wol oleh Volvo pada mobil produksinya, tetapi pabrikan Swedia itu belum menyamai opsi baru Bentley berupa wol Merino 100 persen untuk mobil listrik perdana perusahaan yang akan datang, Torcal.
Sebagai pengantar singkat: secara tradisional, wol Merino—yang berasal dari domba Merino—digunakan untuk pakaian. Material ini dikenal sangat lembut dan mudah bernapas, sehingga menjadi bahan baku ideal untuk kaus kaki, kemeja, dan banyak produk lainnya. Namun, para produsen mobil sebelumnya belum benar-benar mengadopsi gagasan memakai wol Merino 100 persen sebagai material interior mobil. Bentley menyebut kurangnya daya tahan sebagai alasan utamanya. Dan sebelum Volvo dijadikan pembanding, perlu diketahui bahwa opsi jok wol milik Volvo sebenarnya hanya mengandung 30 persen wol, sementara 70 persen sisanya adalah poliester daur ulang. Sebaliknya, wol yang digunakan pada Torcal adalah Merino murni.
Bagaimana caranya? Bentley mengatakan pihaknya bermitra dengan Fox Brothers, pembuat kain yang telah beroperasi sejak era 1700-an, untuk merekayasa wol yang cukup kuat agar memenuhi standar ketahanan mereka. Sayangnya, kedua perusahaan itu masih merahasiakan formulanya, karena rincian pasti mengenai apa yang baru dan berbeda dari wol Merino khusus ini belum diungkapkan. Bentley juga terlihat cukup berhati-hati dalam foto-foto yang dirilis, hanya memperlihatkan sekilas seperti apa tampilan wol tersebut pada panel pintu dan bagian bawah dasbor Torcal. Kami memang belum bisa menyentuhnya, tetapi tampilannya jelas terlihat lembut. Dan meski yang diperlihatkan di sini hadir dalam warna putih alami mirip bulu domba, Bentley mengatakan konsumen nantinya bisa memilih dari enam warna berbeda.
Bentley juga memberikan gambaran awal tentang opsi trim kayu baru bernama Ombre Veneer yang hadir berdampingan dengan material wol tersebut. Trim ini dibuat dari pohon walnut dan kertas daur ulang; tekstur serta tampilan berlapisnya berasal dari proses konstruksinya, yang melibatkan pengepresan sekitar 1000 lapisan terpisah—masing-masing dengan ketebalan kurang dari satu milimeter—menjadi satu.
Terakhir, ada satu trim lain lagi yang diperkenalkan untuk Torcal, bernama Sunburst Aluminum. Bentley menyebutnya sebagai penafsiran ulang atas dasbor aluminium bermotif putar mesin yang pernah digunakan perusahaan pada masa lalu. Desainnya dimaksudkan untuk mengingatkan pada estetika lawas tersebut, sekaligus menghadirkan sentuhan kontemporer pada tampilannya.
Teaser gaya interior ini menjadi bagian lain dari strategi pengungkapan bertahap Bentley untuk mobil listrik pertamanya. Bulan lalu kita sudah sempat mendengar suaranya, dan pimpinan Bentley untuk pasar Amerika juga sempat memberikan sejumlah detail awal saat New York Auto Show pada awal tahun ini. Pengungkapan penuh akan dilakukan menjelang akhir September, jadi nantikan lebih banyak informasi dan foto menjelang debut resmi mesin listrik ini.