Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dukungan besar dari suporter SMA Kebakkramat Karanganyar diprediksi kembali memenuhi tribun GOR UTP Karanganyar, Jawa Tengah, pada partai puncak Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Seri Solo.
Sehari sebelum pertandingan final, sedikitnya 200 tiket sudah terjual kepada pendukung SMA Kebakkramat.
Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya dukungan warga sekolah dan keluarga pemain terhadap perjuangan tim futsal mereka.
SMA Kebakkramat memang memiliki basis suporter yang dikenal loyal sepanjang gelaran TPAAF 2026 Seri Solo.
Saat semifinal menghadapi SMK Negeri 2 Solo, tribun penonton GOR UTP sudah dipenuhi pendukung kedua tim.
Salah satu sisi tribun bahkan dipenuhi suporter SMA Kebakkramat yang terdiri dari siswa sekolah dan keluarga para pemain.
Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi SMA Kebakkramat yang berhasil melangkah ke partai final.
Partai final TPAAF 2026 Seri Solo mempertemukan SMA Kebakkramat Karanganyar dengan SMA Wali Songo Sragen.
Laga tersebut berlangsung Selasa (18/8/2026) pukul 19.00 WIB di GOR UTP.
Kedua tim sama-sama belum mengalami kekalahan sepanjang turnamen.
Selain perebutan gelar juara, pertandingan final juga menjadi penentu tim yang berhak mewakili Soloraya ke panggung nasional.
National Project Manager TPAAF 2026 Danang Purwoko Raharjo mengapresiasi antusiasme suporter yang ikut menghidupkan suasana pertandingan selama sepekan pelaksanaan TPAAF 2026 Seri Solo.
“Sepekan ini Solo memberi kami energi yang jarang kami temui di kota lain. Antusiasme pemain, pelatih, orangtua, dan suporter benar-benar menghidupkan GOR UTP. Terima kasih kepada semua sekolah, guru, official, panitia daerah dan komunitas yang membuat Solo Series berjalan penuh semangat sejak hari pertama,” ungkap Danang, Senin (17/8/2026).
Danang juga mengajak pendukung kedua finalis hadir dan memberikan dukungan secara sportif pada partai puncak.
“Ini panggung terbesar futsal pelajar di Soloraya tahun ini. Kami mengajak SMA Kebakramat dan SMA Wali Songo mengerahkan totalitas. Kami juga mengundang para suporter dari kedua sekolah untuk hadir, bernyanyi, dan mendukung tim dengan cara yang sportif. Kemenangan di panggung TPAAF adalah kemenangan sekolah, kemenangan angkatan dan kemenangan yang akan diingat lama setelah peluit panjang,” imbuh Danang.
General Manager Tribun Solo Vovo Susatio berharap final TPAAF 2026 Seri Solo tidak hanya menjadi pertandingan perebutan gelar bagi kedua sekolah.
Menurutnya, partai puncak juga bisa menjadi hiburan olahraga bagi masyarakat Soloraya sekaligus panggung bagi talenta muda untuk mengejar kesempatan tampil di level yang lebih tinggi.
“Tribun Putih Abu-Abu Futsal menjadi ajang mencari talenta terbaik untuk meraih cita-citanya ke Spanyol dan Portugal. Kami mengajak warga Soloraya untuk datang malam ini. Ini pertandingan yang layak disaksikan langsung. Solo pantas menutup series ini dengan tribun yang penuh dan dukungan yang sportif,” tukas Vovo.
Baca juga: Tembok Kokoh SMA Wali Songo Sragen, Baru Kebobolan Tiga Gol Jelang Final TPAAF Solo Series
Final kategori putri akan berlangsung lebih dahulu pada pukul 15.30 WIB. Setelah itu, perebutan juara 3 antara SMK Negeri 2 Solo dan SMA Batik 2 Solo digelar pukul 18.30 WIB.
Selanjutnya, duel SMA Kebakkramat Karanganyar kontra SMA Wali Songo Sragen menjadi laga penutup TPAAF 2026 Seri Solo pada pukul 19.00 WIB.
(*)